Tampilkan postingan dengan label wallstreet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wallstreet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juli 2019

Wall Street bersiap menembus rekor tertinggi


NEW YORK. Wall Street bergerak naik lebih dekat menembus rekor pada awal perdagangan Jumat (26/7). Sentimen positif datang dari laporan pendapatan yang kuat dari induk perusahaan Google Alphabet dan Intel dan data ekonomi terbaru yang melambat lebih rendah dari yang diharapkan pada kuartal kedua.





Mengutip Reuters, pukul 9:45 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 33,77 poin, atau 0,12% pada 27.174,75, S&P 500 naik 14,23 poin atau 0,47%, pada 3.017,90. Nasdaq Composite naik 77,56 poin, atau 0,94% pada 8.316,11.





Dengan saham Alphabet Inc melonjak 11,3%, terbesar pada indeks S&P 500, setelah hasil kuartalannya melampaui estimasi, meredakan kekhawatiran investor tentang tantangan pertumbuhan yang dihadapi oleh bisnis periklanan Google.





Twitter Inc melonjak 8,3% setelah membukukan pendapatan kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan dan peningkatan dalam pengguna harian yang melihat iklan di situs.





Laporan keuangan yang optimistis Alphabet dan Twitter mendorong sektor layanan komunikasi naik 3,22%, terbesar di antara indeks sektoral S&P.





Dua pekan memasuki musim pendapatan kuartal kedua, sekitar 75% dari 185 perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan sejauh ini telah melampaui estimasi laba, menurut data Refinitiv.





Sementara itu, Departemen Perdagangan mengatakan PDB meningkat pada tingkat tahunan 2,1% pada kuartal kedua, lebih tinggi dari tingkat 1,8% yang disurvei para ekonom oleh perkiraan Reuters.





Berharap bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin (bps) pada pertemuan kebijakan pada akhir bulan ini. Ekspektasi ini telah mendorong pergerakan saham yang kuat bulan ini, membantu Wall Street mencatat rekor level.





Indeks S&P 500 dan Nasdaq sekarang berada dalam jarak tempuh menuju level tertinggi lainnya sepanjang masa.





"Inilah yang dibutuhkan pasar, tidak terlalu lunak sehingga perekonomian melambat secara drastis dan tidak begitu kuat sehingga The Fed akan berbalik arah," kata Art Hogan, analis National Securities di New York.





"Kami memperkirakan pendapatan buruk dan angka PDB buruk, tetapi kenaikan pada keduanya adalah sesuatu yang akan diterima pasar hari ini."





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-bersiap-menembus-rekor-tertinggi





rumah baru masih berantakan? hubungi cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Jumat, 05 April 2019

Wall Street masih menguat pada perdagangan Kamis


JAKARTA. Wall Street masih menguat pada perdagangan hari Kamis (4/4). Kemarin, Dow Jones Industrial Average menguat 0,64% ke level 26.384.





Indeks S&P 500 menguat 0,21% ke 2.879,39. Sedangkan Nasdaq Composite turun tipis 0,05% ke 7.891,78





Dari sejumlah indeks, hanya indeks Nasdaq, NYSE Health dan DJ Utilities yang tercatat turun pada penutupan perdagangan kemarin.





Pasar saham cenderung kehabisan bahan bakar sehingga pergerakan cenderung tipis. Negosiasi dagang antara AS dan China berlanjut di Washington di tengah upaya kedua negara mencari titik temu.





Sementara itu, pesanan industri Jerman di bulan Februari turun paling tajam dalam dua tahun terakhir. Sejumlah lembaga ekonomi memangkas prediksi pertumbuhan negara dengan ekonomi terbesar di Eropa ini.





Sementara data aktivitas sektor jasa AS yang menyentuh level terendah dalam 19 bulan, ikut menahan kenaikan indeks lebih lanjut. Investor hari ini akan menunggu laporan non-farm payrolls.





"Secara teknikal, pasar masih kuat, resistance jangka pendek mulai dipecahkan dan pasar mulai melihat level-level tertinggi tahun lalu," kata Saham Manuelian. managing director equity trading Wedbush Securities kepada Reuters.





Manuelian menambahkan, saat ini pasar cenderung sepi dari berita dan sentimen bercampur antara positif dan negatif akibat rilis data ekonomi yang juga mixed.





sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-masih-menguat-pada-perdagangan-kamis
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





butuh cleaning service panggilan jogja ? segera hubungi kami


Wall Street menghijau terdorong optimisme perjanjian dagang AS-China


NEW YORK. Perdagangan saham di Wall Street dibuka menguat pada hari Rabu yang melanjutkan periode positif di awal kuartal kedua. Optimisme kesepakatan dagang dengan Beijing dan laporan positif dari sektor industri semikonduktor menjadi bahan bakar utama. 





Dilansir dari Reuters, pada pukul 11:37 waktu setempat indeks Dow Jones Industrial Average naik 77,51 poin, atau sebesar 0,30%, ke level 26.256,64. Sementara S&P 500 naik 16,11 poin atau 0,56%, ke 2.883,35. Sementara Nasdaq Composite naik 78,92 poin, atau 1,01%, ke level 7,927.61.





Sementara itu, saham produsen semikonduktor Advanced Micro Devices Inc melonjak 10,9%, dan saham Intel Corp naik 2,6% setelah Nomura Instinet merekomendasikan beli pada saham tersebut. 





Saham dari perusahaan semikonduktor yang sangat bergantung pada China untuk pendapatan mereka, telah melonjak lebih dari 25% pada tahun ini di tengah optimisme tentang perdagangan Amerika Serikat dengan China dan pemulihan permintaan chip di negara tersebut.





Deretan reli tersebut menyusul pernyataan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow yang cenderung optimistis terkait pembicaraan perdagangan. Ia menyebut Beijing dan Washington berharap makin dekat dengan kesepakatan pada minggu ini.





"Fakta bahwa kesepakatan perdagangan telah makin dekat membantu mengangkat pasar," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities. Ia menyebut harapan akan kesepakatan perdagangan untuk segera terjadi akan mengurangi sejumlah kekhawatiran tentang ekonomi global maupun dalam negeri.





Di sisi lain, sejumlah data ekonomi Amerika Serikat justru berada memberikan kabar buruk. Institute for Supply Management mencatat PMI sektor jasa AS untuk bulan Maret berada di bawah perkiraan analis dan menjadi yang terendah sejak Agustus 2017.





Selain itu laporan Ketenagakerjaan Nasional menunjukkan pengusaha swasta AS hanya menambah 129.000 lapangan kerja selama Maret alias lagi-lagi di bawah perkiraan para ekonom.





Namun, kekhawatiran pertumbuhan ekonomi AS kalah pamor di mata investor dibanding data manufaktur dari China dan Ameri
ka Serikat yang menunjukkan perbaikan.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-menghijau-terdorong-optimisme-perjanjian-dagang-as-china
Reporter: Tendi Mahadi 
Editor: Tendi





cleaning service panggilan jogja terbaik dengan layanan memuaskan dan harga terjangkau, hubungi kami segera


Rabu, 03 April 2019

Wall Street mengambil nafas sejenak usai reli tiga hari


NEW YORK. Setelah reli tiga hari, Wall Street mengambil nafas sejenak pada perdagangan, Selasa (2/4). Setelah Walgreens Boots memangkas perkiraan pertumbuhan labanya yang berimbas ke indeks sektor farmasi. Di sisi lain, pelaku pasar mencari lebih banyak tanda-tanda kekuatan perekonomian di tengah kekhawatiran pertumbuhan.





Mengutip Reuters, 10:15 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 70,79 poin atau 0,27% pada 26.187,63, S&P 500 turun 0,56 poin atau 0,02% pada 2.866,63 dan Nasdaq Composite naik 1,15 poin, atau 0,01%, pada 7,830.06.





"Kami mengalami reli yang cukup baik kemarin dan saya pikir sebagian dari itu sudah berlebihan," kata Scott Brown, kepala ekonom di Raymond James di St. Petersburg, Florida.





"Kami masih dalam kisaran data ekonomi yang beragam."





Hambatan terbesar pada indeks utama AS adalah Walgreens Boots Alliance Inc, yang turun 12,1% setelah perusahaan memangkas perkiraan pertumbuhan laba 2019 dan melaporkan laba kuartalan yang meleset dari perkiraan Wall Street.





Indeks staples konsumen S&P turun 0,5%, memimpin penurunan di tujuh dari 11 sektor S&P utama. Pengecer obat, CVS Health Corp turun 2,5%, sementara pedagang grosir obat termasuk McKesson Corp dan AmerisourceBergen Corp turun lebih dari 1%.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-mengambil-nafas-sejenak-usai-reli-tiga-hari
Reporter: Yudho Winarto 
Editor: Yudho Winarto





Ingin kost anda bersih maksimal tanpa mengeluarkan tenaga? segera hubungi jasa bersih kost jogja untuk solusi terbaik







Rabu, 20 Maret 2019

Wall Street terpangkas akibat negosiasi dagang AS-China yang terganjal


 JAKARTA. Indeks utama Wall Street terpangkas akibat munculnya kabar negosiasi dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang terganjal. Selasa (19/3), Dow Jones Industrial Average turun 0,10% ke 25.887,38. Indeks S&P 500 turun tipis 0,01% ke 2.832,57.





Nasdaq Composite menguat 0,12% ke 7.723,95 di tengah penurunan mayoritas indeks saham Wall Street kemarin.





China dikabarkan mengelak dari permintaan AS pada negosiasi perdagangan yang masih juga belum rampung. "Kekhawatiran perdagangan kembali mencual dengan kekhawatiran pemerintah AS bahwa China mengelak dari janji yang mereka buat dalam negosiasi hingga saat ini," kata Chris Zaccarelli, chief investment officer Alliance kepada Reuters.





Bucky Hellwig, senior vice president BB&T Wealth Management mengungkapkan hal serupa. "Selain negosiasi perdagangan, ada kegugupan menjelang pengumuman Federal Reserve pada hari Rabu," kata Hellwig.





Bank sentral AS menggelar rapat dua hari yang dimulai kemarin hingga hari. Investor memperkirakan tidak akan ada banyak perubahan langkah stimulus dan proses kenaikan suku bunga. 





Laporan dari Departemen Perdagangan menunjukkan kenaikan pesanan pabrik yang lebih rendah daripada prediksi. Data terbaru ini menambah deretan data yang lebih rendah daripada harapan. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan posisi kebijakan hingga beberapa waktu ke depan.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-terpangkas-akibat-negosiasi-dagang-as-china-yang-terganjal






Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





liburan di kost akan terasa lebih nyaman jika ruangan kamu bersih dan rapi, tapi mager? jangan khawatir klik jasa bersih kost jogja untuk solusi terbaik


Wall Street lanjutkan penguatannya dipicu optimisme The Fed akan tahan suku bunganya


NEW YORK. Perdagangan Selasa (19/3), Wall Street dibuka menghijau disokong saham sektor teknologi dan keuangan. Pelaku pasar kini tengah fokus pada pertemuan dua hari Federal Reserve, mengharapkan kebijakan yang lebih akomodatif dari bank sentral.





Mengutip Reuters, pukul 9:46 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 131,80 poin, atau 0,51 % pada 26.045,90. S&P 500 naik 10,70 poin atau 0,38 % pada 2.843,64 dan Nasdaq Composite naik 25,61 poin atau 0,33 % pada 7.740,09.





"Ada optimisme bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga, ekonomi terus bergerak dan kami tidak melihat inflasi," kata Robert Pavlik, chief investment strategist and senior portfolio manager di SlateStone Wealth LLC di New York.





"Investor tidak ingin kehilangan sentimen suku bunga rendah yang akan membantu mendorong kenaikan harga saham."





Di awal perdagangan, saham keuangan yang sensitif pada tingkat bunga naik 0,65%. Saham sub-sektor bank naik 0,85%, naik untuk sesi kelima berturut-turut. Sektor teknologi naik 0,38 %, sementara indeks pembuat chip Philadelphia SE naik 0,84 %.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-lanjutkan-penguatannya-dipicu-optimisme-the-fed-akan-tahan-suku-bunganya






Reporter: Yudho Winarto 
Editor: Yudho Winarto





kost anda kotor dan tidak sempat membersihkannya? serahkan kepada kami jasa bersih kos jogja


Kamis, 14 Maret 2019

Wall Street naik pada perdagangan Rabu meski AS ikut kandangkan Boeing 737 MAX


NEW YORK. Wall Street ditutup naik pada Rabu (13/3), dipimpin oleh kenaikan saham-saham kesehatan. Sementara saham Boeing mampu naik tipis meski Amerika Serikat akhirnya menyatakan diri untuk mengandangkan Boeing 737 MAX.





Data ekonomi terbaru yang memperkuat sikap The Fed terhadap arah kenaikan suku bunga ke depan juga menopang kenaikan saham-saham Wall Street pada Rabu.





Dow Jones Average Industrial naik 148,23 poin atau 0,58% ke 25.702,89, S&P 500 naik 19,40 poin atau 0,69% ke 2.810,92 dan Nasdaq naik 52,38 poin atau 0,69% ke 7.643,41.





Saham CVS Corp naik 3,5%, indeks kesehatan S&P  500 naik 1,1% dan saham-saham UnitedHealth Group naik 2,6%.





Sementara saham Boeing Co ditutup naik 0,5% ke US$ 377,14 per saham setelah turun lebih dai 3% pada sore hari, saat AS mengumumkan akan mengandangkan pesawat Boeing 737 MAX pasca kecelakaan Ethiopian Airlines. Meski begitu saham Boeing masih turun sekitar 11% sejak penutupan Jumat pekan lalu.





Tim Ghirskey, kepala strategi investasi Inberness Councel New York mengatakan, langkah mengandangkan Boeing 737 MAX akan memberikan waktu bagi pabrikan pesawat terbesar di dunia itu untuk mengatasi masalah.





Sepertinya yang terburuk sudah berakhir bagi Boeing," ujar Tim Ghirskey, seperti dikutip Reuters.





"Fakta bahwa saham Boeing tampaknya (mulai) stabil, berarti pasar menghargai itu," imbuhnya.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-naik-pada-perdagangan-rabu-meski-as-ikut-kandangkan-boeing-737-max






Reporter: Herlina KD 
Editor: Herlina Kartika





kost berantakan, kotor, dan kurang nyaman? klik jasa bersih kost jogja untuk mendapatkan solusi terbaik






Wall Street naik ditopang data ekonomi dan rebound saham Boeing


NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) merangkak naik pasca serangkaian rilis data ekonomi baru memperkuat sikap ‘sabar’ Federal Reserve terhadap kenaikan suku bunga, Rabu (13/3). Serta saham Boeing naik untuk pertama kalinya sejak insiden jatuhnya pesawat seri 737 MAX 8 di Ethiopia, Minggu (10/3).





Mengutip Reuters, pukul 9:50 waktu setempat, Dow naik 94,65 poin atau 0,37 % pada 25.649,31. Indeks S&P 500 naik 11,26 poin atau 0,40 % pada 2.802,78 dan Nasdaq Composite naik 37,09 poin, atau 0,49 %, pada 7.628,12.





Data indeks harga produsen AS nyaris tidak naik pada bulan Februari, menghasilkan kenaikan tahunan terkecil lebih dari satu setengah tahun.





"Indeks harga produsen adalah sinyal utama bagi The Fed dalam mengukur apakah akan menaikkan suku bunga atau tidak, jadi ini akan menambah angin bagi mereka yang mencari Fed yang lebih dovish," kata Mike Loewengart, vice-president of investment strategy at E*Trade Financial di New York.





"Kebijakan akomodatif biasanya menjadi keuntungan bagi pasar baru-baru ini."





Sementara itu, saham Boeing Co naik 0,7 %, menghentikan penurunan beruntun tujuh hari. Setelah pabrikan pesawat itu menghadapi pukulan terbesar akibat kecelakaan yang menyulut sejumlah negara untuk tidak mengoperasionalkan seri 737 MAX 8.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-naik-ditopang-data-ekonomi-dan-rebound-saham-boeing





Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto





jika anda membutuhkan jasa bersih kost jogja, silahkan klin disini untuk solusi terbaik


Sabtu, 02 Maret 2019

Bursa Wall Street rebound terdorong inflasi AS yang jinak dan data ekonomi China


NEW YORK. Indeks utama bursa Wall Street rebound di awal perdagangan Jumat (1/3) setelah data menunjukkan tekanan inflasi Amerika Serikat (AS) tetap jinak. Selain itu data ekonomi yang kuat dari China membantu menumbuhkan optimisme investor soal perdagangan global.





Mengutip Reuters hingga pukul 9.44 waktu AS, Jumat (1/3), indeks Dow Jones Industrial Average naik 212.12 poin atau 0,82% ke level 26.128,12.





Sementara indeks S&P 500 naik 22,32 poin atau 0,80% menjadi 2.806,81 dan Nasdaq Composite naik 56,85 poin atau 0,75% ke level 7.589,39.





Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS yang merupakan indikator inflasi yang jadi rujukan The Fed, naik 0,2%. Indeks ini mengecualikan komponen volatil seperti makanan dan energi.





Departemen Perdagangan AS juga menyebutkan pendapatan pribadi AS turun untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun pada bulan Januari 2019. Ini menunjukkan pertumbuhan belanja konsumen yang moderat.





Sementara dari China, aktivitas pabrik China berkontraksi selama tiga bulan berturut-turut pada Februari 2019 tetapi pada kecepatan yang lebih lambat.





"Data dari China memberikan kepercayaan kepada investor bahwa semuanya baik-baik saja di China dan ketakutan itu mungkin tidak masuk akal," kata Andre Bakhos, Managing Director New Vines Capital LLC di Bernardsville, New Jersey seperti dilansir Reuters.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-wall-street-rebound-terdorong-inflasi-as-yang-jinak-dan-data-ekonomi-china





Reporter: Khomarul Hidayat 
Editor: Komarul Hidayat





Ingin membersihkan rumah tapi tidak sempat? kami adalah solusi yang tepat untuk anda, kunjungi jasa bersih rumah jogja segera