Tampilkan postingan dengan label perdagangan saham. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perdagangan saham. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Agustus 2019

Lo Kheng Hong: Saat harga saham turun, waktunya beli lebih banyak saham


JAKARTA. Investor kawakan Lo Kheng Hong mengajak para investor untuk tetap berpikir positif dan bisa menjaga emosinya selama bermain saham. Dia menyebut-nyebut hal itu menjadi kunci utama dalam bermain saham. 





Pasalnya, kekayaan yang dihasilkan dari bermain saham tak datang secara instan.





Investor tak boleh buru-buru menjual sahamnya saat harga terperosok atau kerap dikenal cut loss. Investor juga tak boleh serakah menunggu harga naik tinggi baru menjualnya. Caranya dengan memahami emiten yang sahamnya akan kita beli. 





"Kalau kita tahu yang kita beli perusahaan bagus dan murah, maka tenang saja, jadi tidak ada ketakutan untuk menambah," jelas Lo Kheng Hong di acara Capital Market Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (23/8). 





Perlu disadari bahwa bermain saham memiliki risiko yang lebih besar dari pada menyimpan dana di perbankan. Namun imbal hasilnya juga lebih besar.





Dengan kesadaran tersebut, maka bisa dipastikan bahwa harga saham bisa saja turun sewaktu-waktu. Namun saat harga turun itu, justru seharusnya investor tidak melepas, malah menambah pasokannya.





"Kalau turun, pikir positif, itu diskon, jadi beli lebih banyak," imbuh dia. 





Namun, dengan syarat, investor sudah memahami fundamental perusahaan. Serta menerapkan rumus saham salah harga yang dipopulerkan oleh Lo Kheng Hong. 





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/lo-kheng-hong-saat-harga-saham-turun-waktunya-untuk-tambah





Reporter: Benedicta Prima 
Editor: Noverius Laoli





kost anda kotor dan tidak sempat membersihkannya? serahkan kepada kami jasa bersih kos jogja


Kamis, 22 Agustus 2019

IHSG turun ke 6.258 hingga akhir perdagangan sesi I


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun makin dalam pada akhir perdagangan sesi I, Rabu (21/8). IHSG ditutup melemah 36,78 poin atau 0,58% ke 6.258,96.





Sembilan sektor memberatkan langkah IHSG hingga siang ini. Hanya sektor perdagangan dan jasa yang menguat sebesar 0,29% hingga tengah hari ini. 





Sektor properti dan konstruksi merosot hingga 0,90%. Sektor barang konsumen turun 0,87%. Sektor industri dasar melemah 0,83%. Sektor manufaktur dan keuangan turun masing-masing 0,77% dan 0,75%.





Total volume transaksi bursa mencapai 10,92 miliar saham dengan nlai transaksi Rp 3,38 triliun. Sebanyak 235 saham turun harga. Sedangkan 136 saham menguat dan 133 saham bergerak mendatar.





Hanya empat penghuni LQ45 yang menguat hingga siang ini. Keempat saham ini adalah:





  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 1,98%
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 0,98%
  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 0,59%
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) 0,11%.




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) -3,09%
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -2,66%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) -2,35%




Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 143,82 miliar di seluruh pasar hingga siang ini. Saham-saham dengan net sell terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 30,9 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 14,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 13,4 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih tebesra asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 35,6 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 29,7 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 10,6 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-turun-ke-6258-hingga-akhir-perdagangan-sesi-i
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah kotor, berantakan, dan kurang nyaman? mungkin anda harus membersihkannya, klik cleaning service jogja untuk mendapatkan pelayanan terbaik


Jumat, 02 Agustus 2019

Analis Panin Sekuritas rekomendasikan buy saham LPKR, ini alasannya


JAKARTA. Saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dikabarkan bakal masuk ke dalam Morgan Stanley Capital International (MSCI) indeks.





Kabar itu muncul di pasar, setelah dilakukan penelahaan ulang atau review atas konstituen indeks tersebut.





Dalam MSCI Indeks, selain Indonesia dan beberapa negara berkembang lainnya, tiga negara maju juga tergabung yakni Hong Kong, Jepang dan Singapura.





Saham lain yang juga disebut-sebut masuk MSCI adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS).





Analis PT Panin Sekuritas Tbk William Hartanto mengatakan, jika saham Lippo Karawaci masuk MSCI, tentu saja menjadi salah satu sentimen positif dan bisa memberi efek dorong bagi para investor maupun pelaku pasar untuk mengoleksi saham.





Sekaligus memberi pesan bahwa dari sisi kinerja perusahaan sangat kuat. Kata William, selama ini, saham-saham yang masuk ke MSCI selalu mengalami kenaikan signifikan.





“Saham-saham yang memiliki likuiditas baik selalu menjadi pilihan mereka. Kinerja fundamental perusahaan tersebut juga diperhatikan,” kata William, Kamis (1/8).





Pada penutupan perdagangan Kamis, LPKR menguat 0,71% ke posisi Rp 282, dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 19,99 triliun. William merekomendasikan buy saham LPKR dengan target harga akhir tahun ini sebesar Rp 350.





Untuk diketahui, terakhir kali, MSCI merilis komposisi saham hasil tinjauan ulang yang masuk ke dalam daftar konstituen indeks MSCI Equity pada 14 Mei 2019. Komposisi ini pun mulai diterapkan pada perdagangan 28 Mei 2019.





Sesuai rencana, tim riset MSCI akan kembali mengumumkan tinjauan ulang yang dilakukan setiap kuartal pada 12 Agustus 2019, dengan tanggal efektif 2 September 2019.





Kabar positif terhadap LPKR, sejalan dengan rencana perusahaan yang akan menggunakan dana segar untuk pengembangan berbagai proyek properti yang akan menciptakan lapangan pekerjaan baru.





Seperti diketahui, industri properti memiliki efek multiplier yang signifikan terhadap banyak industri terkait.





Dengan banyaknya investor asing yang tertarik dengan rights issue Lippo Karawaci menunjukkan kepercayaan global yang makin tinggi terhadap perekonomian nasional.





“Investasi masuk ke Indonesia tentu saja sangat positif karena turut menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan memberikan kesempatan bagi industri terkait untuk ikut maju. Lippo Karawaci berbahagia dapat membantu pemerintah agar arus investasi ke dalam negeri semakin meningkat,” jelas CEO LPKR John Riady, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7). (Sanusi)





Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Saham LPKR Dikabarkan Akan Masuk Indeks Morgan Stanley, Sebelumnya





Sumber : TribunNews.com 
Editor: Yudho Winarto





jika anda tidak ingin repot membersihkan hunian anda, segera hubungi kami cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Delapan saham turun, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (1/8)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun pada perdagangan Kamis (1/8). Saat bursa saham tutup lapak, IHSG turun 8,96 poin (-0,14%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.381,54.





LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, turun 12,93 poin (-0,56%) ke 1.016,75. 





Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga merah. Indeks terbitan Kompas ini turun 2,33 poin (-0,18%), lalu hinggap di 1.300,97.





Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Matahari Department Store (LPPF), dan Adaro Energy Tbk (ADRO) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 3,95 kali, 4,7 kali, dan 5,78 kali.





Posisi selanjutnya diisi oleh PTBA, UNTR, ITMG, MEDC, MNCN, BBTN, dan INKP, 





Sejalan dengan IHSG yang merah, delapan dari 10 saham LQ45 dengan PER terendah turun harga dibanding penutupan sebelumnya.





Saham-saham itu adalah SRIL, LPPF, ADRO, PTBA, United Tractor Tbk (UNTR), Medco Energy (MEDC), Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dan Indah Kiat Pulp & Paper (INKP). 





Sebaliknya, dua saham justru naik harga, yaitu Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).





Berikut ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah, tercatat pada 30 Juli 2019.





10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
KodeHarga (31/7)Harga (1/8)PBVPER
SRIL3503440,863,95
LPPF3.7303.5405,824,27
ADRO1.2701.2250,625,78
PTBA2.7402.7301,796,91
UNTR24.92524.4501,537,47
ITMG16.82516.8501,578,41
MEDC8508150,729,06
MNCN1.3751.3901,819,08
BBTN2.4602.4001,039,72
INKP7.4757.4250,749,76




Sumber: RTI





Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/delapan-saham-turun-ini-10-saham-lq45-dengan-per-terkecil-18





Reporter: Hasbi Maulana 
Editor: Hasbi Maulana





butuh cleaning service panggilan jogja ? segera hubungi kami


IHSG koreksi, cermati 10 saham dengan frekuensi transaksi tertinggi, Kamis (1/8)


 JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,14% ke level 6.381,54 pada Kamis (1/8). dari awal tahun, IHSG masih menguat 3,02%.





Sebanyak 15,48 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp 9,82 triliun, kemarin. Sedangkan frekuensi transaksi mencapai 501.648 kali.





Saham MNCN paling sering diperdagangkan dari frekuensi transaksi. Mengutip data RTI, Kamis (1/8), frekuensi transaksi saham MNCN sebanyak 22.713 kali.





Menyusul saham IPTV dengan frekuensi transaksi mencapai 21.491 kali.





Berikut 10 saham dengan frekuensi transaksi paling tinggi di perdagangan, Kamis (1/8):





10 Saham dengan Frekuensi Transaksi Tertinggi, Kamis (1 Agustus 2019)
KodeHarga (Rp)Frekuensi TransaksiPEREPSPBV
MNCN1.39022.7139,081531,81
IPTV23821.491-238-12,77
BBRI4.45012.05116,792652,82
HMSP3.04011.85426,2111612,41
BTPS3.46010.02123,071506,22
UNVR45.5509.46147,0196968,5
MAMI909.034001,7
HOME628.269-62-10,63
PAMG6208.2116,081025,12
PTPP1.9857.85516,971170,75




Sumber: RTI





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-koreksi-cermati-10-saham-dengan-frekuensi-transaksi-tertinggi-kamis-18





Reporter: Khomarul Hidayat 
Editor: Komarul Hidayat





kost berantakan, kotor, dan kurang nyaman? klik jasa bersih kost jogja untuk mendapatkan solusi terbaik


Rabu, 31 Juli 2019

Saham YG Entertainment, SM Entertainment, dan YJP Entertainment kompak menguat


JAKARTA. Harga saham perusahaan  agensi Idol K-Pop, YG Entertainment, SM Entertainment, dan YJP Entertainment kompak menguat.





Pada perdagangan kemarin, Selasa (30/7), saham YG Entertainment maupun saham SM Entertainment dan saham YJP Entertainment berhasil mendarat di zona hijau.





Seperti diketahui, harga saham YG Entertainment, saham SM Entertainment, dan saham YJP Entertainment belakangan terus melemah akibat skandal kelam yang menerpa industri hiburan di Korea Selatan.





Setelah enam hari berturut-turut berada di zona merah, saham YG Entertainment kemarin menguat sebesar 3,7%.





Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham YG Entertainment bertengger di posisi KRW 25.250 per saham.





Dibuka di harga KRW 24.300 per saham, saham YG Entertainment langsung melompat.





Beberapa saat sebelum penutupan, saham YG Entertainment sempat menyentuh posisi tertinggi di harga KRW 25.500 per saham.





Sementara itu, saham SM Entertainment pada perdagangan kemarin berakhir di posisi KRW 34.750 per saham.





Jika dibandingkan dengan posis penutupan pada hari sebelumnya sebesar KRW 33.800 per saham, harga saham SM Entertainment pada perdagangan kemarin naik 2,81%.





Saham SM Entertainment dibuka di harga Rp 33.300 per saham dan sempat menyentuh posisi tertinggi di harga Rp 35.500 per saham.





Saham agensi Idol K-Pop lainnya, YJP Entertainment, pada perdagangan kemarin hanya naik 0,25%.





Dibuka di harga KRW 19.650 per saham, saham YJP Entertainment langsung melonjak hingga mencapai posisi KRW 20.400 per saham.





Namun, setelah itu harga saham YJP Entertainment terus melandai hingga sempat menyentuh posisi KRW 19.650 per saham.





YJP Entertainment tercatat sebagai agensi yang melahirkan Idol K-Pop seperti 2PM, TWICE, dan GOT7.





Idol K-Pop yang berada di bawah naungan SM Entertainment antara lain Super Junior alias SUJU, SNSD, EXO, dan Red Velvet.





Sementara YG Entertainment merupakan perusahaan hiburan yang menaungi Idol K-pop seperti Bigbang dan Blackpink.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/saham-yg-entertainment-sm-entertainment-dan-yjp-entertainment-kompak-menguat





Reporter: Herry Prasetyo 
Editor: Herry Prasetyo





apakah anda ingin rumah atau kos anda bersih, namun tidak memiliki waktu untuk membersihkannya? hubungi kami segera cleaning service panggilan jogja


Selasa, 30 Juli 2019

IHSG naik 0,68% hingga penutupan perdagangan siang ini


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Selasa (30/7) dengan penguatan tebal. IHSG naik 43,10 poin atau 0,68% ke 6.342,13.





Sembilan sektor menyokong IHSG hingga akhir sesi I ini. Hanya sektor perkebunan yang masih terkoreksi hingga 0,58%.





Sektor infrastruktur mencetak kenaikan terbesar, yakni 1,66%. Sektor tambang mengekor di belakangnya dengan kenaikan 1,58%. Sektor industri dasar menguat 1,19%.





Sektor konstruksi dan properti naik 1%. Sektor manufaktur menguat 0,71% dan sektor barang konsumen menguat 0,64%.





Total volume transaksi bursa hingga siang ini mencapai 10,42 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,80 triliun. Kenaikan harga terjadi pada 232 saham. Sedangkan 152 saham masih turun harga dan 132 saham flat.





Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:





  • PT Elnusa Tbk (ELSA) 4,79%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 4,12%
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 4%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) -0,95%
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) -0,93%
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) -0,88%




Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 44,54 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 54,9 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 30 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 24,6 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 41,5 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 30,7 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 20,1 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-naik-068-hingga-penutupan-perdagangan-siang-ini





Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





jika anda tidak ingin repot membersihkan hunian anda, segera hubungi kami cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


IHSG menguat, simak rekomendasi saham ANTM, WSBP, ADHI, dan ACES


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan sesi I Selasa (30/7). Pukul 9.53 WIB, IHSG menguat 37 poin atau 0,59% ke 6.336.





Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak menguat dalam jangka pendek pada rentang 6.350-6.375. Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham yakni ANTM, WSBP, ADHI, dan ACES.





“Secara teknikal posisi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih berpotensi terkoreksi ke arah Rp 810-Rp 850 dan selanjutnya sudah terkonfirmasi akan berpeluang menguat kembali,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Selasa (30/7).





Adapun secara fundamental produk emas sedang up trend saat ini dan hal ini menjadi peluang bagi ANTM untuk memoles bisnis emasnya. ANTM juga berupaya mendongkrak penjualannya melalui reseller dan menargetkan penjualannya di tahun ini mencapai 32 ton, tumbuh 23% secara tahunan dari realisasi tahun lalu.





Adapun pada kuartal I 2019 emas menjadi produk yang mendominasi pendapatan ANTM yakni sebesar 63% dari total penjualan atau setara Rp 3,94 triliun. Herditya rekomendasi ANTM buy on weakness di target harga Rp 1.010, Rp 1.065.





Saham lain yang direkomendasi Herditya pada perdagangan hari ini adalah PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), anggota indeks Kompas100 yang telah mencatatkan realisasi kontrak sebesar 30% dari target tahun ini. Adapun masifnya pembangunan jalan tol memberikan katalis positif bagi emiten ini.





WSBP menjadi supplier beberapa proyek pembangunan jalan tol sepanjang 2019. WSBP juga berencana mendiversifikasi bisnis seperti membangun rumah precast, tiang listrik beton, dan bantalan kereta api. “Saham WSBP direkomendasikan buy on weakness di target harga berjangka yakni Rp 400, Rp 420, dan Rp 432,” jelasnya.





Kemudian saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menurut Herditya secara teknnikal sudah berada pada posisi dengan koreksi relatif terbatas. Selanjutnya sahamnya akan menguat kembali.





Walupun baru mencatatkan perolehan kontrak 18% atau Rp 5,4 triliun pada semester I 2019, bukan berarti prospeknya jelek. Penurunan suku bunga acuan akan menjadi angin segar bagi emiten properti. Herditya merekomendasikan buy on weakness saham ADHI di target harga berjangka yakni mulai dari Rp 1.575, Rp 1.660, dan Rp 1.810.





Terakhir, Herditya merekomendasikan investor menjual saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) sebab secara teknikal sahamnya berpotensi melanjutkan koreksinya di level Rp 1.610-Rp 1.680. Herditya rekomendasikan saham ACES untuk sell on strength di harga Rp 1.800- Rp 1.840 untuk memanfaatkan momentumnya.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menguat-simak-rekomendasi-saham-antm-wsbp-adhi-dan-aces
Reporter: Arfyana Citra Rahayu 
Editor: Wahyu Rahmawati





cleaning service panggilan jogja terbaik dengan layanan memuaskan dan harga terjangkau, hubungi kami segera






Simak enam saham rekomendasi Profindo Sekuritas untuk perdagangan Selasa (30/7)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,41% ke level 6.299,03 pada perdagangan Senin (29/7). Berikut ini rekomendasi teknikal Analis Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (30/7) hari ini.





1. PT XL Axiata Tbk (EXCL)
Pada perdagangan Senin (29/7) ditutup pada level Rp 3.270 atau menguat Rp 100. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 3.380.





2. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
Pada perdagangan Senin (29/7) ditutup pada level Rp 260 atau menguat Rp 12. Secara teknikal, pola terbentuk break out falling wedge mengindikasikan bullish. Indikator stochastic golden cross dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 284 stop loss kurang dari Rp 250.





3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Pada perdagangan Senin (29/7) ditutup pada level Rp 2.910 atau melemah Rp 10. Secara teknikal, candle terbentuk spinning mengindikasikan rebound. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan akumulasi pembelian.





Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 3.100 dan stop loss kurang dari Rp 2.850.





4. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Pada perdagangan Senin (29/7) ditutup pada level Rp 6.900 atau menguat Rp 225. Secara teknikal, candle terbentuk bullish harami mengindikasikan bullish. Indikator stochastic netral di area lower dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Sell on strength dengan target harga Rp 7.025.





5. PT Astra International Tbk (ASII)
Pada perdagangan Senin (29/7) ditutup pada level Rp 7.175 atau menguat Rp 100. Secara teknikal, candle terbentuk bullish engulfing mengindikasikan bullish. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 7.300.





6. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
Pada perdagangan Senin (29/7) ditutup pada level Rp 1.305 atau menguat Rp 25. Secara teknikal pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 1.400 dan stop loss kurang dari Rp 1.285.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/simak-enam-saham-rekomendasi-profindo-sekuritas-untuk-perdagangan-selasa-307
Reporter: Nur Qolbi 
Editor: Wahyu Rahmawati





ingin bersih-bersih namun tidak mempunyai waktu luang? serahkan kepada kami, jasa bersih kost dan rumah jogja


Tujuh saham turun, Ini 10 saham LQ45 dengan PER Terendah (29 Juli 2019)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) lemas pada perdagangan Senin 29/7). Saat bursa saham tutup lapak, IHSG turun 26,20 poin (-0,41%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.299,04.





LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, turun 1,96 poin (-0,19%) ke 1.007,35.





Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga merah. Indeks terbitan Kompas ini turun 3,64 poin (-0,28%), lalu hinggap di 1.284,68.





Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), Adaro Energy Tbk (ADRO), dan Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 3,93 kali, 5,92 kali, dan 6,84 kali.





Sejalan dengan IHSG yang merah, tujuh dari 10 saham LQ45 dengan PER terendah turun harga dibanding penutupan sebelumnya.





Saham-saham itu adalah SRIL, PTBA, Elnusa Tbk (ELSA) United Tractor Tbk (UNTR), Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), dan Medco Energy (MEDC).





Sebaliknya, dua saham justru naik harga, yaitu ADRO dan Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Satu-satunya saham yang tidak berubah harga adalah Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).





Berikut ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah, tercatat pada 29 Juli 2019.





10 Saham LQ45 dengan PER Terendah 
KodeHarga (28/7)Harga (29/7)PBVPER
SRIL3523420,863,93
ADRO1.2301.2550,645,92
PTBA2.7502.7001,776,84
UNTR26.52525.5751,67,81
ELSA3403340,727,95
WSBP3723721,28,45
ITMG17.00017.0751,598,52
BBTN2.4002.3901,038,75
MNCN1.4151.4001,829,15
MEDC8558350,749,28




Sumber: RTI





Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/tujuh-saham-turun-ini-10-saham-lq45-dengan-per-terendah-29-juli-2019





Reporter: Hasbi Maulana 
Editor: Hasbi Maulana





klik disini jika anda membutuhkan jasa bersih kost dan rumah jogja


Senin, 29 Juli 2019

Ini 5 jawara indeks saham yang performanya sepanjang tahun ini jauh malampaui IHSG


 JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan lalu bertengger di posisi 6.325,24.





Jika dihitung, IHSG sepanjang tahun ini hanya naik 2,11%.





Meski begitu, banyak indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang performanya jauh melebihi IHSG.





Indeks saham yang menjadi jawara sepanjang tahun ini adalah indeks SMinfra18.





Sepanjang tahun ini, indeks SMinfra18 tercatat menguat sebesar 12,42%.





Indeks SMinfra 18 merupakan indeks yang diracik oleh PT Sarana Multi Infrastruktur dan BEI.





Indeks saham ini terdiri atas 18 saham emiten di bidang infrastruktur dan pendukungnya.





Posisi kedua indeks jawara ditempati oleh indeks saham sektor keuangan.





Indeks saham sektor keuangan sepanjang tahun ini sudah menguat sebesar 11,38%.





Indeks saham sektor keuangan berisi saham-saham di BEI yang emitennya bergerak di sektor keuangan baik itu perbankan, perusahaan pembiayaan, maupun asuransi.





Indeks saham sektor infrastruktur, utilitas dan transportasi menempati urutan ketiga.





Sepanjang tahun ini, indeks saham sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi sudah menguat sebesar 11,13%.





Sesuai namanya, indeks saham sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi berisi saham-saham di BEI yang bergerak di sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi.





Posisi keempat indeks saham jawara ditempati oleh indeks Infobank15.





Sepanjang tahun ini, indeks Infobank15 naik sebesar 11,3%.





Indeks Infobank15 merupakan indeks saham hasil kerja sama BEI dengan Infoarta Pratama yang berisi 15 saham-saham perbankan.





Sementara peringkat kelima ditempati oleh indeks saham sektor properti, real estat, dan konstruksi.





Sejak awal tahun, saham sektor properti, real estat, dan konstruksi menguat sebesar 10,83%.





Sesuai namanya, indeks saham ini berisi saham-saham di BEI yang emitennya bergerak di bidang properti, real estat, dan konstruksi.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ini-5-jawara-indeks-saham-yang-performanya-sepanjang-tahun-ini-jauh-malampaui-ihsg
Reporter: Herry Prasetyo 
Editor: Herry Prasetyo





cleaning service panggilan jogja terbaik dengan layanan memuaskan dan harga terjangkau, hubungi kami segera


Aberdeen berharap positif untuk pasar Indonesia


JAKARTA. Aberdeen Standard Investments Indonesia berharap perekonomian Indonesia bergerak positif dan prospek ekuitas yang lebih optimis menjelang akhir kuartal III-2019.





Pada masa pemilu, sentimen investor cenderung gugup, membuat kondisi pasar menjadi kurang stabil dan melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).  Banyak investor yang menarik uangnya dari pasar sehingga berdampak pada IHSG yang terkoreksi hingga di angka 5.700.





Dengan Indonesia memperoleh peningkatan peringkat kredit utang jangka panjang (Sovereign Credit Rating) dari Lembaga Pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) menjadi BBB pada 31 Mei lalu, investor kembali melakukan aksi beli setelah libur lebaran, dan memulihkan kondisi pasar.





“Namun, ini bukan sesuatu yang signifikan karena kondisi pasar hanya kembali ke posisi sebelum masa pemilu. Tidak ada perubahan suku bunga dan harga minyak masih rendah,” ungkap Bharat Joshi, Asian Equities Investment Director, Aberdeen Standard Investments Indonesia, dalam siaran pers, akhir pekan lalu.





Kondisi pasar akan relatif stabil untuk dua sampai tiga bulan ke depan. Menurut Bharat, investor akan terfokus pada tokoh yang akan menjabat sebagai Menteri, antara lain Menteri Keuangan, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).





“Kita akan mendapat kepastian pada saat Presiden Jokowi resmi dilantik dan menunjuk kabinetnya. Investor ingin adanya stabilitas pada sektor keuangan khususnya dalam menangani current account deficit,” katanya.





Investor juga tertarik dengan bagaimana Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan akan meningkatkan ekspor, menarik investasi asing dan mengambil keuntungan dari perang dagang AS dan China.





“Indonesia sudah melakukan pembangunan infrastruktur seperti tol, bandara, dan pelabuhan untuk dapat mendatangkan investasi. Kawasan industri diperlukan dan sangat penting untuk dapat menarik investasi asing (FDI), seperti kita ingin mengundang perusahaan manufaktur smartphone ke Indonesia untuk memaksimalisasi dampak positif dari perang dagang AS-China,” kata Bharat.





Indonesia perlu mengoptimalkan sumber daya energi yang dimiliki negara guna mengurangi ketergantungan terhadap impor. “Penting untuk menggandeng investor asing berpartisipasi ‘mengolah’ sumber daya yang selama ini belum dimanfaatkan. Hal ini juga dapat mendukung negara mendapatkan masukan dari pajak ” jelas Bharat.





Bharat ekspektasikan, setelah resmi menjabat untuk kedua kalinya nanti, rencana kebijakan Jokowi yang ingin memangkas pajak penghasilan badan usaha dari 25 persen menjadi 20 persen akan menjadi katalisator positif yang bisa mendorong IHSG. “Tapi dengan catatan kebijakan tersebut sudah mendapatkan persetujuan DPR untuk diimplementasikan,” lanjutnya.





Merujuk pada keputusan Bank Indonesia (BI) pekan lalu terkait pemotongan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,75%, Bharat berpendapat, ini bukanlah kejutan bagi pasar. Kondisi ini cukup terprediksi dengan adanya penguatan Rupiah baru-baru ini dan angka inflasi sederhana serta pemulihan yang bertahap.





Indikator saat ini menunjukkan pertumbuhan PDB yang lambat di Kuartal II-2019, baik di sektor konsumsi maupun investasi. Hal ini menegaskan perlunya kelonggaran moneter lanjutan yang akan bergantung pada neraca pembayaran dan stabilitas nilai tukar.





“Dengan terpilihnya kembali Presiden Jokowi, ada prospek investasi semakin berkembang (secara bertahap) pada 2019 hingga 2020. Sentimen adalah kuncinya. Suku bunga yang lebih rendah akan memacu pertumbuhan investasi jika pemerintah mengeluarkan kebijakan yang sesuai,” jelas Bharat.





Aberdeen Standard Investments Indonesia masih tetap positif terhadap saham ekuitas, reksa dana campuran dan reksa dana pendapatan tetap karena semua instrumen ini akan mendapatkan dampak positif dari kelonggaran moneter lanjutan, kemungkinan reformasi kebijakan pemerintah, dan pemulihan di sektor konsumsi serta investasi swasta di Indonesia.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/aberdeen-berharap-positif-untuk-pasar-indonesia
Reporter: Azis Husaini 
Editor: Azis Husaini





rumah anda kotor? jangan khawatir klik cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Sabtu, 27 Juli 2019

Tiga saham yang terdepak dari indeks LQ45 semakin melorot di akhir perdagangan


 JAKARTA. Harga saham yang bakal terdepak dari indeks LQ45 makin amblas. Saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) banyak dilanda aksi jual sehingga harganya merosot di akhir perdagangan Jumat (26/7). 





Saham ADHI turun hingga 3,29% menjadi Rp 1.470 per saham. Total volume perdagangan mencapai 187.110 lot dengan nilai Rp 27,76 miliar. Harga terendah sempat menyentuh Rp 1.460 per saham.





Tak hanya ADHI, saham WSBP juga harus berakhir dengan penurunan 3,63% menjadi Rp 372 per saham. Sejak awal perdagangan hari ini, saham WSBP tak berhasil bangkit dari harga hari sebelumnya. Level tertinggi hanya berada di Rp 388 dengan harga terendah di Rp 270 per saham. 





Alhasil, sudah sembilan hari berturut-turut saham WSBP merosot. Meski demikian, transaksi saham ini cukup ramai dengan volume 1,23 juta lot dan nilai transaksi Rp 46,48 miliar. Harga WSBP diperdagangkan dengan price earning ratio (PER) 8,45 kali. Nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini pun hanya tersisa Rp 9,81 triliun. 





Di seluruh pasar, total aksi jual bersih investor asing mencapai Rp 12,15 miliar. Maybank Kim Eng Sekuritas (ZP) menjadi broker yang paling banyak menjual saham WSBP di perdagangan hari ini. 





Sementara itu, saham ELSA juga mengakhiri pekan ini di zona merah dengan penurunan hinga 6,59% ke level Rp 340 per saham. Aksi jual yang dilakukan investor asing mencapai Rp 10,14 miliar. Di pekan ini saja, saham ELSa sudah turun 7,1%. Saham ELSA mencatatkan volume 786.209 lot dengan nilai transaksi Rp 27,21 miliar. 





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/tiga-saham-yang-terdepak-dari-indeks-lq45-semakin-melorot-di-akhir-perdagangan





Reporter: Narita Indrastiti 
Editor: Narita Indrastiti





klik disini jika anda membutuhkan jasa bersih kost dan rumah jogja


Jumat, 26 Juli 2019

IHSG terkoreksi, cermati 10 saham dengan frekuensi transaksi tertinggi, Rabu (24/7)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,29% menjadi 6.384,99, Rabu (24/7). Dari awal tahun, IHSG masih menguat 3,08%.





Kemarin, sebanyak 19,02 miliar saham diperdagangkan dengan total nilai transaksi Rp 8,88 triliun. Adapun frekuensi transaksi mencapai 489.233 kali.





Lagi-lagi saham SRIL (anggota indeks Kompas100) paling sering ditransaksikan dari frekuensi transaksi. Mengutip data RTI, Rabu (24/7), frekuensi transaksi saham SRIL sebanyak 36.457 kali.





Urutan berikutnya saham MNCN (anggota indeks Kompas100) dengan frekuensi transaksi mencapai 28.248 kali.





Berikut daftar 10 saham dengan frekuensi transaksi tertinggi di perdagangan Rabu (24/7):





10 Saham dengan Frekuensi Transaksi Tertinggi, Rabu (24 Juli 2019)
KodeFrekuensi TransaksiPEREPSPBV
SRIL36.4574,16870,91
MNCN28.2489,121531,81
FREN20.648-22,22-93,23
CPRI11.682-3,13-241,42
LPPF11.25518,672035,97
POSA9.906-66,67-311,11
KPAL9.652128,7542,94
MAMI9.092001,75
TLKM9.08016,692513,3
APLN8.3416,65340,35




Sumber: RTI





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-terkoreksi-cermati-10-saham-dengan-frekuensi-transaksi-tertinggi-rabu-247
Reporter: Khomarul Hidayat 
Editor: Komarul Hidayat





bagaimana jika anda ingin menggunakan rumah baru namun masih dalam keadaan kotor? tenang, serahkan kepada kami jasa bersih bersih jogja untuk solusi anda


Kamis, 25 Juli 2019

IHSG menutup perdagangan sesi I di level 6.400


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak stabil sejak pagi di zona hijau. Kamis (25/7) hingga penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 15,59 poin atau 0,24% ke 6.400,58.





Sembilan sektor menyokong pergerakan IHSG di area positif. Sektor infrastruktur melonjak 1,22% dan memimpin penguatan. Sektor aneka industri menguat 0,70%. Sektor konstruksi dan properti melaju 0,47%. Sektor barang konsumen pun menguat 0,44%.





Hanya sektor industri dasar yang turun tajam hingga siang hari. Sektor ini turun 0,89%.





Total volume transaksi bursa mencapai 11,40 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,34 triliun. Kenaikan harga terjadi pada 190 saham. Sedangkan penurunan harga tampak pada 181 saham. Sebanyak 140 saham bergerak flat.





Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:





  • PT XL Aiata Tbk (EXCL) 5,45%
  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 3,94%
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 2,36%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -3,13%
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -2,39%
  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) -2,13%




Investor asing mencetak pembelian bersih Rp 15,59 miliar di seluruh pasar. Tapi secara total di keseluruhan pasar, investor asing mencatat net sell Rp 160,65 miliar.





Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) Rp 187,8 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 19,5 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 11,6 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Rp 68,1 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 30,7 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 29,1 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menutup-perdagangan-sesi-i-di-level-6400
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





apakah anda ingin membersihkan hunian anda namun tidak sempat? klik jasa bersih bersih jogja untuk mendapatkan layanan terbaik






IHSG menguat ke atas 6.400 setelah turun tiga hari


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini di zona hijau setelah turun dalam tiga hari perdagangan berturut-turut. Kamis (25/7) pukul 9,07 WIB, IHSG menguat 16 poin atau 0,26% ke 6.401.





Delapan sektor menguat pada pagi ini. Sektor aneka industri masih menyokong IHSG dengan kenaikan 0,55%. Sektor keuangan menguat 0,25%. Sektor barang konsumen pun naik 0,14%, diikuti sektor manufaktur dan sektor tambang yang menguat masing-masing 0,13% dan 0,12%.





Masih ada dua sektor yang terjebak di zona merah. Sektor infrastruktur masih sulit beranjak dari area negatif dengan penurunan 0,31%. Sektor industri dasar pun melemah 0,14%.





Top gainers LQ45 pagi ini adalah:





  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 2,21%
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 1,89%
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 1,49%




Sedangkan top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -1,35%
  • PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) -1,32%
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -1,14%




Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 34,25 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Rp 53,05 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 4,69 miliar, dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp 1,39 miliar.





Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 14,24 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 3,12 miliar, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 1,13 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menguat-ke-atas-6400-setelah-turun-tiga-hari
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





ingin hunian anda rapi dan bersih, kami dapat membantu anda, klik jasa bersih bersih jogja untuk mendapatkan pelayanan terbaik






Bursa Asia mixed menjelang keputusan ECB


JAKARTA. Bursa Asia pagi ini bergerak mixed. Kamis (25/7) pukul 8,34 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,37% ke 21.790. Hang Seng pun menguat 0,32% ke 28.615.





Indeks Taiex turun 0,32% ke 10.900. Sedangkan Kospi tergerus 0,60% ke 2.069. Indeks FTSE Malaysia pagi ini turun tipis 0,03%. Sedangkan Straits Times menguat 0,16% ke 3.373.





Pasar saham cenderung berhati-hati yang bergerak terbatas menjelang rapat European Central Bank (ECB) hari ini. Pelaku pasar memperkirakan ECB akan melonggarkan kebijakan moneter, salah satunya dengan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 10 basis point.





Prediksi ini diperkuat oleh data PMI manufaktur Zona Euro yang berkontraksi dalam enam bulan berturut-turut.





Pada perdagangan semalam, Wall Street cenderung menguat. Bahkan, indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi. Sentimen positif yang juga ditunggu pasar adalah rencana kedatangan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer ke China pekan depan dan rapat Federal Reserve yang juga digelar pekan depan.





"Pasar saham tidak menghiraukan pelemahan ekonomi global karena prospek pemangkasan suku bunga oleh bank sentral dan musim laporan keuangan yang sejauh ini positif," kata Tapas Strickland, director for economics and markets National Australia Bank kepada Reuters.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-mixed-menjelang-keputusan-ecb
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah anda kotor? tenang, klik jasa bersih bersih jogja untuk solusi terbaik






Rabu, 24 Juli 2019

Satu saham naik, ini rekaman perdagangan BBRI, BMRI, BBCA, BBNI, dan BBTN (23/7)


JAKARTA. Kemarin (23/7) IHSG turun 29,74 poin (-0,46%) ke 6.403,81. Sediktit banyak pelemahan IHSG tersebut mewarnai kinerja harga saham beberapa emiten perbankan kemarin.





Saham BBNI, saham BMRI, saham BBRI, dan saham BBCA termasuk di antara saham sektor keuangan yang turut merah bersama IHSG. Kalau ada bank besar yang cukup beruntung luput dari coretan spidol merah, saham BBTN salah satunya.





Sekadar bekal untuk menyusun strategi investasi atau trading hari ini, berikut ini ringkasan catatan pergerakan harga saham beberapa bank kemarin.





Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) 





Kemarin ini (23/07) saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ditutup memerah. Ketika lonceng penutupan bursa berdering, saham BBNI mendarat di harga Rp 8.625 per saham. Dibandingkan dengan penutupan Senin (22/07), harga saham BBNI turun cukup dalam, yaitu samoai 2,54% per saham. 





Sebenarnya saham BBNI sempat dibuka di atas harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 8.900 per saham. Rupanya para pelaku pasar berharap banyak pada laporan keuangan kuartal II 2019 BBNI. 





Sempat berada pada harga tertinggi harian di Rp 8.925 per saham, harga saham berangsur turun ke Rp 8.625 per saham. Kekecewaan pasar terhadap pertumbuhan kinerja BBNI yang tipis menekan harga saham BBNI.





Pada penutupan, harga permintaan BBNI (bid) tertinggi Rp 8.600 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 8.625 per saham.





Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBNI mencapai Rp 360,40 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 412.378 saham.





Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)





Kemarin ini saham Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga memerah. Saham BMRI merosot ke Rp 7.700 per saham pada saat penutupan bursa. Dibandingkan dengan sehari sebelumnya, harga saham BMRI turun 0,96%.





Sama seperti saham BBNI, sebenarnya market optimis mengawali perdagangan BMRI. Saham bank BUMN dibuka di atas harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 7.825 per saham. 





Sempat mencapai harga tertinggi harian Rp 7.850 dan harga terendah Rp 7.700, saham BMRI berangsur tertekan hingga ditutup pada harga terendah.





Harga bid tertinggi saham BMRI Rp 7.700 per saham dan harga penawaran (offer) terendah di Rp 7.725 per saham.





BEI mencatat total nilai transaksi BMRI Rp 291,30 miliar dengan jumlah saham bank yang ditransaksikan 374.909 saham.





Bank Tabungan Negara (BBTN)





Kemarin saham Bank Tabungan Negara (BBTN) ditutup menghijau. Ketika alarm penutupan bursa berdering, saham BBTN hinggap di harga Rp 2.470. Dibandingkan dengan penutupan Senin (22/07), harga saham BBTN naik 1,23%.





Saham BBTN dibuka di atas harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 2.450 per saham. Mencatatkan harga tertinggi Rp 2.470 dan harga terendah Rp 2.440, saham BBTN ditutup naik Rp 30 per saham.





Pada saat penutupan, harga bid tertinggi Rp 2.470 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 2.480 per saham.





Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBTN mencapai Rp 39,40 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 160.067 saham.





Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 





Kemarin (24/07) saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga ditutup negatif. Ketika penutupan bursa saham BBRI sedang berada di Rp 4.490 per saham. Itu berarti harga saham BBRI turun 0,22% dari Rp 4.500 per saham sehari sebelumnya.





Saham BBRI dibuka sama dengan harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 4.500 per saham. Mencatatkan harga tertinggi Rp 4.500 dan harga terendah Rp 4.470, saham BBRI ditutup turun Rp 10 per saham.





Pada saat penutupan, harga bid tertinggi Rp 4.480 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 4.490 per saham.





BEI mencatat total nilai transaksi saham BBRI mencapai Rp 194,20 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 433.173 saham.





Bank Central Asia Tbk (BBCA) 





Kemarin (24/07) saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah. Saham BBCA mendarat di harga penutupan Rp 31.175, atau turun 0,87% dari Rp 31.450 per saham, sehari sebelumnya.





Sejak pagi pasar agak pesimis terhadap pergerakan saham ini. Saham BBCA dibuka di bawah harga penutupan sehari sebelumnya, tepatnya pada harga Rp 31.200 per saham. 





Meskipun sempat mencapai harga tertinggi Rp 31.450, saham ini juga sempat menyentuh titik terendah harian di Rp 31.025, sebelum akhirnya merosot Rp 275 dibanding harga sehari sebelumnya.





Pada saat penutupan, harga bid tertinggi Rp 31.125 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 31.175 per saham.





Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBCA mencapai Rp 243,70 miliar. Jumlah saham bank yang ditransaksikan mencapai 78.259 saham.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/satu-saham-naik-ini-rekaman-perdagangan-bbri-bmri-bbca-bbni-dan-bbtn-237
Reporter: Hasbi Maulana 
Editor: Hasbi Maulana





rumah anda kotor? jangan khawatir klik cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Simak enam saham pilihan Profindo Sekuritas untuk perdagangan Rabu (24/7)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,46% ke level 6.403,81 pada perdagangan Selasa (23/7). Berikut ini rekomendasi teknikal Analis Profindo Sekuritas Indonesia Dimas W. P. Pratama untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (24/7) hari ini.





1. PT XL Axiata Tbk (EXCL)
Pada perdagangan Selasa (23/7) ditutup pada level Rp 3.160 atau menguat Rp 60. Secara teknikal, pola terbentuk break out triangle mengindikasikan bullish. Indikator stochastic overbought dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





2. PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
Pada perdagangan Selasa (23/7) ditutup pada level Rp 6.000 atau melemah Rp 100. Secara teknikal, candle terbentuk hammer mengindikasikan rebound. Indikator stochastic overbougth dan volume menunjukkan akumulasi pembelian.





Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 6.250 dan stop loss kurang dari Rp 5.900





3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Pada perdagangan Selasa (23/7) ditutup pada level Rp 3.050 atau menguat Rp 30. Secara teknikal, candle terbentuk bullish harami mengindikasikan rebound. Indikator stochastic downtrend dan volume menunjukkan akumulasi pembelian.





Rekomendasi: Buy dengan target harga Rp 3.300 dan stop loss kurang dari Rp 3.050.





4. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL)
Pada perdagangan Selasa (23/7) ditutup pada level Rp 1.620 atau menguat Rp 245. Secara teknikal, candle terbentuk three white soldiers mengindikasikan bullish. Indikator stochastic uptrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 1.850





5. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
Pada perdagangan Selasa (23/7) ditutup pada level Rp 8.100 atau flat. Secara teknikal candle terbentuk spinning mengindikasikan rebound. Indikator stochastic oversold dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 8.325





6. PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
Pada perdagangan Selasa (23/7) ditutup pada level Rp 2.100 atau menguat Rp 10. Secara teknikal candle terbentuk bullish harami mengindikasikan bullish. Indikator stochastic downtrend dan volume menunjukkan tren pembelian meningkat.





Rekomendasi: Sell on strength pada level Rp 2.140





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/simak-enam-saham-pilihan-profindo-sekuritas-untuk-perdagangan-rabu-247
Reporter: Nur Qolbi 
Editor: Wahyu Rahmawati





butuh cleaning service panggilan jogja ? segera hubungi kami


Seluruh bursa Asia menguat pada Rabu pagi


JAKARTA. Bursa Asia makin laju di pertengahan pekan. Rabu (24/7) pukul 8.44 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,36% ke 21.697. Indeks Hang Seng menguat 0,77% ke 28.683.





Indeks Shanghai menguat 0,28% ke 2.907. Sedangkan Taiex naik 0,10% ke 10.959. Kospi pun naik 0,13% ke 2.104. Sementara Straits Times menguat 0,18% dan FTSE Bursa Malaysia naik 0,13% ke 1.657.





Bursa Asia menguat di tengah maraknya rilis kinerja emiten dan harapan berlanjutnya negosiasi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Bloomberg melaporkan bahwa US Trade Representative Robert Lighthizer akan terbang ke Shanghai pekan depan untuk bertemu dengan pejabat China.





Dari Eropa, Inggris akan melantik Boris Johnson sebagai perdana menteri baru. Tapi, pasar masih akan menunggu langkah Johnson selanjutnya untuk proses Brexit. "Kekuatan Johnson akan lemah karena status pemerintahan minoritas," ungkap analis NAB dalam catatan.





"Dalam pandangan kami, niat Johnson untuk menyelesaikan Brexit, deal or no deal, meningkatkan peluang pemilihan umum lebih cepat dan pelemahan poundsterling," imbuh si analis seperti dikutip Reuters.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/seluruh-bursa-asia-menguat-pada-rabu-pagi
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





apakah anda ingin rumah atau kos anda bersih, namun tidak memiliki waktu untuk membersihkannya? hubungi kami segera cleaning service panggilan jogja