Tampilkan postingan dengan label bursa asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bursa asia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Agustus 2019

Hampir seluruh bursa Asia melemah pada Rabu pagi


JAKARTA. Hampir seluruh bursa saham Asia melemah pada Rabu (21/8) pagi. Hanya bursa Korea yang masih naik tipis. Pada pukul 8,34 WIB, indeks Kospi naik tipis 0,05% ke 1.961.





Indeks Nikkei melemah 0,62% ke 20.548. Hang Seng turun 0,48% ke 26.110. SEdangkan Taiex turun 0,19% ke 10.114.





Indeks Straits Times turun 0,45% ke 3.121. Sedangkan FTSE Bursa Malaysia turun 0,32% ke 1.597. ASX 200 di Australia merosot 1,14%.





Selain perang dagang, gejolak politik di Hong Kong, Inggris dan Italia juga meningkatkan ketidakpastian bagi para investor. Prospek pemilihan baru di Italia setelah pengunduran diri Perdana Menteri Giuseppe Conte menjadi kekhawatiran tambahan bagi pasar saham.





Pasar sekarang menunggu apakah kebijakan yang lebih akomodatif dari Jerman ke China sudah cukup untuk meredakan kekhawatiran ekonomi global dan mengakhiri ketakutan akan resesi.





Fokus pasar mulai pertengahan pasar ini akan tertuju pada risalah pertemuan The Fed bulan lalu yang akan rilis hari ini. Para trader juga menunggu simposium Jackson Holeakhir pekan ini dan KTT G7 di akhir pekan. Pada dua pertemuan ini, pasar menunggu sinyal adanya langkah-langkah tambahan apa yang akan diambil para pembuat kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/hampir-seluruh-bursa-asia-melemah-pada-rabu-pagi
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





Ingin kost anda bersih maksimal tanpa mengeluarkan tenaga? segera hubungi jasa bersih kost jogja untuk solusi terbaik


Kamis, 25 Juli 2019

Bursa Asia mixed menjelang keputusan ECB


JAKARTA. Bursa Asia pagi ini bergerak mixed. Kamis (25/7) pukul 8,34 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,37% ke 21.790. Hang Seng pun menguat 0,32% ke 28.615.





Indeks Taiex turun 0,32% ke 10.900. Sedangkan Kospi tergerus 0,60% ke 2.069. Indeks FTSE Malaysia pagi ini turun tipis 0,03%. Sedangkan Straits Times menguat 0,16% ke 3.373.





Pasar saham cenderung berhati-hati yang bergerak terbatas menjelang rapat European Central Bank (ECB) hari ini. Pelaku pasar memperkirakan ECB akan melonggarkan kebijakan moneter, salah satunya dengan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 10 basis point.





Prediksi ini diperkuat oleh data PMI manufaktur Zona Euro yang berkontraksi dalam enam bulan berturut-turut.





Pada perdagangan semalam, Wall Street cenderung menguat. Bahkan, indeks S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor tertinggi. Sentimen positif yang juga ditunggu pasar adalah rencana kedatangan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer ke China pekan depan dan rapat Federal Reserve yang juga digelar pekan depan.





"Pasar saham tidak menghiraukan pelemahan ekonomi global karena prospek pemangkasan suku bunga oleh bank sentral dan musim laporan keuangan yang sejauh ini positif," kata Tapas Strickland, director for economics and markets National Australia Bank kepada Reuters.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-mixed-menjelang-keputusan-ecb
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah anda kotor? tenang, klik jasa bersih bersih jogja untuk solusi terbaik






Rabu, 24 Juli 2019

Seluruh bursa Asia menguat pada Rabu pagi


JAKARTA. Bursa Asia makin laju di pertengahan pekan. Rabu (24/7) pukul 8.44 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,36% ke 21.697. Indeks Hang Seng menguat 0,77% ke 28.683.





Indeks Shanghai menguat 0,28% ke 2.907. Sedangkan Taiex naik 0,10% ke 10.959. Kospi pun naik 0,13% ke 2.104. Sementara Straits Times menguat 0,18% dan FTSE Bursa Malaysia naik 0,13% ke 1.657.





Bursa Asia menguat di tengah maraknya rilis kinerja emiten dan harapan berlanjutnya negosiasi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Bloomberg melaporkan bahwa US Trade Representative Robert Lighthizer akan terbang ke Shanghai pekan depan untuk bertemu dengan pejabat China.





Dari Eropa, Inggris akan melantik Boris Johnson sebagai perdana menteri baru. Tapi, pasar masih akan menunggu langkah Johnson selanjutnya untuk proses Brexit. "Kekuatan Johnson akan lemah karena status pemerintahan minoritas," ungkap analis NAB dalam catatan.





"Dalam pandangan kami, niat Johnson untuk menyelesaikan Brexit, deal or no deal, meningkatkan peluang pemilihan umum lebih cepat dan pelemahan poundsterling," imbuh si analis seperti dikutip Reuters.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/seluruh-bursa-asia-menguat-pada-rabu-pagi
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





apakah anda ingin rumah atau kos anda bersih, namun tidak memiliki waktu untuk membersihkannya? hubungi kami segera cleaning service panggilan jogja


Selasa, 23 Juli 2019

Seluruh bursa Asia menguat pada Selasa pagi


JAKARTA. Seluruh bursa saham kawasan Asia menguat pada Selasa (23/7) pagi. Pada pukul 8,23 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,83% ke 21.593. Hang Seng naik tipis 0,07% ke 28.392.





Taiex naik 0,22% ke 10.968. Sedangkan indeks Kospi menguat 0,33% ke 2.100. Straits Times menguat 0,31% ke 3.367 dan FTSE Bursa Malaysia naik tipis 0,07% ke 1.656.





Pada perdagangan awal pekan, bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat dengan tenaga kinerja emiten kuartal kedua. Kinerja emiten Asia untuk kuartal kedua pun akan mulai muncul pekan ini, termasuk di Indonesia.





Jika kinerja emiten membaik, maka bursa akan cenderung menguat lagi. Otoritas moneter sejumlah bank sentral telah ancang-ancang untuk menghadapi perlambatan. Pekan lalu, bank sentral Korea dan bank sentral Indonesia memangkas suku bunga acuan masing-masing 25 basis point, lebih dulu daripada rencana pemangkasan suku bunga Federal Reserve.





Bank of Korea menurunkan suku bunga acuan menjadi 1,50%. Bank sentral pun menurunkan target pertumbuhan ekonomi menjadi 2,2% dari sebelumnya 2,5%.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/seluruh-bursa-asia-menguat-pada-selasa-pagi
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah baru masih berantakan? hubungi cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik






Kamis, 25 April 2019

IHSG mengekor bursa Asia, naik tipis di awal perdagangan


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau di awal perdagangan Rabu (24/4). Mengutip RTI pukul 09.15 WIB, indeks naik tipis 0,06% ke level 6.466.





Tercatat 140 saham naik, 98 saham turun, dan 117 saham stagnan. Volume 2,22 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 703,6 miliar.





Tujuh dari 10 indeks sektoral menopang IHSG. Sektor perdagangan memimpin penguatan 0,27%. Sedangkan sektor agrikultur paling dalam penurunannya 0,99%.





Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;





- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA, anggota indeks Kompas100 ini) naik 2,84% ke Rp 1.630





- PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR, anggota indeks Kompas100 ini) naik 2,09% ke Rp 6.75





Saham-saham top losers LQ45 antara lain;





- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR, anggota indeks Kompas100 ini) turun 3,10% ke Rp 13.300





- PT Elnusa Tbk (ELSA, anggota indeks Kompas100 ini) turun 2,44% ke Rp 400





Pagi ini, investor asing membukukan net sell Rp 81,728 miliar di pasar reguler dan Rp 90,710 miliar keseluruhan market.





Penguatan IHSG mengikuti laju bursa saham Asia yang mengekor Wall Street. Mengutip Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,1% pada awal perdagangan di Asia. Saham Australia naik 0,6%, sedangkan indeks saham Nikkei Jepang naik 0,3%. Kospi Seoul naik 0,1%.





Laporan kinerja Coca-Cola, Twitter, United Technologies, dan Lockheed Martin yang melebihi perkiraan telah menopang Wall Street.





Dow Jones Industrial Average naik 0,52% menjadi 26.647,97, S&P 500 naik 0,91% menjadi 2.934,31 dan Nasdaq Composite bertambah 1,35% menjadi 8.123,25.





Sumber:
https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-mengekor-bursa-asia-naik-tipis-di-awal-perdagangan
Reporter: Yudho Winarto 
Editor: Yudho Winarto





rumah baru masih berantakan? hubungi cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Jumat, 05 April 2019

Bursa Asia bergerak mixed cenderung menguat


JAKARTA. Bursa saham Asia mengonsolidasi kenaikan mingguan pada hari ini. Jumat (5/4) pukul 8.36 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,19% ke 21.769.





Kospi menguat 0,22% ke 2.211. Straits Times menguat 0,38% ke 3.328. Indeks ASX turun 0,95% ke 6.173 dan FTSE Malaysia turun 0,10%.





Shane Oliver, head of investment strategy AMP Capital mengatakan, pasar saham terus melaju dari level terendah Desember dan saat ini rentan menghadapi aksi jual jangka pendek.





"Tapi valuasi masih oke, pertumbuhan global diperkirakan membaik pada semester kedua, kebijakan moneter dan fiskal menjadi lebih mendukung pasar dan ancaman perang dagang mulai mereda," kata Oliver kepada Reuters.





Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa Presiden China Xi Jinping mengatakan negosiasi perdagangan mulai melangkah maju dan negosiasi bisa segera rampung. Sementara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa kesepakatan bisa diumumkan sekitar empat pekan tapi memperingatkan bahwa akan sulit untuk tetap mempertahankan perdagangan AS-China jika masalah yang ada saat ini tidak terselesaikan.





Investor juga menunggu laporan data tenaga kerja bulan Maret. Prediksi pasar, ada penambahan 180.000 tenaga kerja bulan lalu, setelah Februari hanya naik 20.000. 





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-bergerak-mixed-cenderung-menguat
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah baru masih berantakan? hubungi cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Selasa, 02 April 2019

Bursa Asia semringah menyambut perbaikan sektor manufaktur


JAKARTA. Bursa Asia kompak menguat di awal perdagangan Selasa (2/4). Pukul 8.45 WIB pagi ini, indeks Nikkei 225 menguat 0,51% ke 21.617. Hang Seng naik 0,15% ke 29.605.





Indeks Shanghai naik 0,33% ke 3.180. Indeks Taiex naik 0,61% ke 10.707. Kospi menguat 0,26% ke 2.173. Indeks ASX 200 menguat 0,82% ke 6.267.





Dua indeks Asia Tenggara pun melaju. Straits Times naik 0,62% ke 3.270. FTSE Malaysia menguat 0,32% ke 1.633.





Sentimen positif data manufaktur Amerika Serikat (AS) dan China menjadi penopang bursa Asia pagi ini. Kabar baik ini muncul di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global. 





"Pasar bereaksi atas perbaikan sentimen di China. Banyak investor membeli untuk antisipasi kenaikan harga saham," kata Norihiro Fujito, chief investment strategist Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters.





Tapi, investor perlu mencermati juga sejumlah data ekonomi yang akan dirilis hingga akhir pekan ini. AS akan merilis data klaim pengangguran dan konsumsi individu yang mengontribusi 70% produk domestik bruto. "Konsumsi individu ini diperkirakan kurang bagus dan perlu dicermati lagi," kata Fujito.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-semringah-menyambut-perbaikan-sektor-manufaktur
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





ingin bersih-bersih namun tidak mempunyai waktu luang? serahkan kepada kami, jasa bersih kost dan rumah jogja


Senin, 01 April 2019

IHSG turun di tengah kenaikan bursa Asia


JAKARTA. Meski bursa Asia kompak menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru turun di awal perdagangan kuartal kedua. Senin (1/4) pukul 9.08 WIB, IHSG turun tipis 0,10% ke level 6.463.





Empat sektor masih berupaya menopang IHSG. Sektor konstruksi menguat 0,46%. Sektor tambang pun naik 0,37%.Sektor barang konsumen menanjak 0,23%. Sektor keuangan naik tipis 0,02%.





Tapi, enam sektor memberati langkah IHSG. Sektor industri dasar turun 0,42%. Sektor infrastruktur tergerus 0,36%. Sektor perkebunan turun 0,12% dan sektor perdagangan turun 0,04%.





Top gainers LQ45 pagi ini adalah:





  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 3,39%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 2,06%
  • PT Elnusa Tbk (ELSA) 1,11%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -3,78%
  • PT Indika Energy Tbk (INDY) -3,56%
  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -3,40%




Investor asing mencatat net buy atau pembelian bersih Rp 44,84 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 36,6 miliar, PT Charoen Pokphan Indonesia Tbk (CPIN) Rp 4,8 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 3,2 miliar.





Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) Rp 4,7 miliar, PT Japfa Tbk (JPFA) Rp 2,5 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 2,1 miliar.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-turun-di-tengah-kenaikan-bursa-asia
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah anda kotor? jangan khawatir klik cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik






Bursa Asia menguat di awal perdagangan kuartal II


JAKARTA. Bursa Asia menguat di awal perdagangan pekan ini. Senin (1/4) pukul 8.20 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 1,73% ke 21.572. Indeks Hang Seng naik 1,14% ke 29.383.





Indeks Taiex naik 0,67% ke 10.712. Indeks Kospi naik 1,12% ke 2.165. Sedangkan ASX 200 menguat 0,79% ke 6.229. Indeks Straits Times pun naik 0,66% ke 3.233 dan FTSE Malaysia naik 0,18% ke 1.646.





Kelanjutan pembicaraan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China menjadi penyulut kenaikan bursa meski Brexit masih bisa menjadi pengganjal kenaikan. Selain itu, Minggu (31/3), China merilis data aktivitas pabrik yang secara mengejutkan naik untuk pertama kali dalam empat bulan pada Maret lalu.





Jika data ini berlanjut membaik, kekhawatiran perlambatan tajam ekonomi China bisa mereda. Kabar baik ini muncul di tengah kemajuan pembicaraan dagang antara AS dan China yang rampung Jumat pekan lalu.





"Konflik dagang AS-China menjadi sinyal ditunggu terus-menerus oleh pasar. Tapi secara umum, negosiasi mengerucut pada kesimpulan," kata Soichiro Monji, senior strategist Sumitomo Mitsui DS Asset Management kepada Reuters.





Monji mengatakan, ada harapan bahwa AS dan China bisa mencapai kesepakatan perdagangan pada awal bulan ini.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-menguat-di-awal-perdagangan-kuartal-ii
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





butuh cleaning service panggilan jogja ? segera hubungi kami


Rabu, 20 Maret 2019

Sebagian besar bursa saham Asia melanjutkan koreksi


 JAKARTA. Sebagian besar bursa saham Asia hari ini turun melanjutkan koreksi kemarin. Rabu (20/3) pukul 8.30 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,16% ke 21.531.





Indeks Hang Seng turun 0,43% ke 29.338. Indeks Kospi merosot 1,07% ke 2.154. Indeks ASX 200 turun 0,47% ke 6.158.





Straits Times turun 0,57% ke 3.202 dan FTSE Malaysia turun 0,07% ke 1.686. Hanya indeks Taiex yang pagi ini menguat.





Pasar saham Asia turun di tengah aksi tunggu pasar soal arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang akan dirilis besok pagi.





"Konsensus pasar saat ini menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga bisa terjadi pada September. Tapi, The Fed mungkin akan menjalankan pemangkasan aset mulai Juni yang mencapai US$ 3,85 triliun," kata Shuji Shirota, head of macroeconomic strategy HSBC Securities kepada Reuters.





Pasar pun masih menunggu kelanjutan negosiasi dagang AS dan China. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin akan berangkat ke China pekan depan untuk putaran pembicaraan selanjutnya dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/sebagian-besar-bursa-saham-asia-melanjutkan-koreksi






Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





ingin bersih-bersih namun tidak mempunyai waktu luang? serahkan kepada kami, jasa bersih kost dan rumah jogja


Rabu, 06 Maret 2019

Bursa Asia mayoritas menguat


JAKARTA. Bursa saham kawasan Asia bergerak mixed pada pertengahan pekan ini. Rabu (6/3) pukul 8.42 WIB, bursa saham Jepang, Korea, dan Singapura turun. Sedangkan bursa Hong Kong, China, Taiwan, Australia, dana Malaysia menguat.





Penurunan indeks terbesar tampak pada Nikkei 225 yang turun 0,67% ke 21.579. Indeks Kospi turun 0,26% ke 2.173 dan indeks Straits Times turun 0,28% ke 3.222.





Indeks Hang Seng menguat 0,48% ke 29.101. Indeks Shanghai naik 0,53% ke 3.071. Taiex menanjak 0,34% ke 10.340. Sementara itu ASX 200 menguat 0,50% ke 6.230 dan FTSE Malaysia naik tipis 0,06% ke 1.686.





"Dalam jangka pendek, pasar saham akan fokus pada faktor positif seperti data indeks manufaktur Amerika Serikat yang kuat. Pertumbuhan AS yang stabil akan menjadi pendorong yang lebih kuat daripada perlambatan ekonomi China, terutama di tengah pembicaraan dagang kedua negara yang mungkin makin mendekati keputusan final," kata Soichiro Monji, senior economist Daiwa SB Investments kepada Reuters.





Kemarin, China menggunting target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 6%-6,5%, lebih rendah daripada pertumbuhan ekonomi tahun lalu pada 6,6%. 





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-mayoritas-menguat-2





Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati





tidak masalah jika anda ingin bermalas-malasan, untuk urusan kerapihan dan kebersihan tempat tinggal anda, serahkan pada kami jasa cleaning service #1 jogja.


Bursa Asia kompak melemah setelah China memangkas prediksi pertumbuhan


JAKARTA. Seluruh bursa Asia hari ini bergerak turun setelah China memangkas target pertumbuhan ekonomi tahun ini dari 6,5% menjadi hanya 6%. Selasa (5/3) pukul 8.39 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,29% ke 21.750. Indeks Hang Seng melorot 0,63% ke 28.780.





Indeks Kospi turun 0,49% ke 2.179. Taiex turun 0,27% ke 10.322. Straits Times turun 0,34% ke 3.241 dan FTSE Malaysia turun 0,21% ke 1.690





Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan, defisit anggaran China akan mencapai 2,8% dari produk domestik bruto (PDB). Kementerian Keuangan pun menetapkan kuota penerbitan obligasi pemerintah lokal 2,15 triliun yuan, bertambah 800 miliar yuan dari kuota tahun lalu.





Naoto Saito, chief researcher Daiwa Institute of Research mengatakan, kenaikan kuota ini cukup besar. "Karena dana ini hanya akan digunakan untuk investasi infrastruktur, Anda tidak akan menghindari kesan bahwa pemerintah lebih menggantungkan diri pada investasi untuk menyokong ekonomi dalam jangka pendek daripada deleveraging. Ini bisa memicu masalah untuk jangka panjang," kata Saito kepada Reuters.





Tak cuma bursa saham, mata uang kawasan Asia hari ini pun kompak melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Penurunan terbesar tampak pada nilai tukar peso dan rupee.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/bursa-asia-kompak-melemah-setelah-china-memangkas-prediksi-pertumbuhan





Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati





kosan kotor tapi malas bersih-bersih? kunjungi kami jasa bersih kost jogja untuk solusi terbaik