Tampilkan postingan dengan label LQ45. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LQ45. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2019

Delapan saham turun, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (29 Maret 2019)


JAKARTA. Jumat (29/3) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup merah. Ketika bursa saham tutup warung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 12,03 poin (-0,19%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.468,76.





LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, naik tipis sekali hanya 0,02 poin menuju 1.019,04.





Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar juga turun. Indeks terbitan Kompas ini berkurang 0,90 poin (-0,07%) lalu bertengger di ​1.315,49.





Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP​), Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 4,58 kali, 4,9 kali, dan 6,65 kali.





Posisi selanjutnya diisi oleh WSKT, ADRO,​​ ITMG, ​​​​MNCN, INDY, ​PTPP, dan BBTN.





Dari seluruh saham yang yang masuk dalam daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah ini, hanya satu saham yang naik harga dari penutupan sebelumnya, yaitu saham Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).





Begitu pula, hanya satu saham yang tidak mengalami perubahan harga, yaitu SRIL. 





Di luar itu, delapan saham serentak mengalami penurunan harga. Mereka adalah INKP, ERAA, Waskita Karya Tbk (WSKT), Adaro Energy Tbk (ADRO), Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), Indika Energy Tbk (INDY​), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), dan Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). 





10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
KodeHarga (28/3)Harga (29/3)PBVPER
INKP9.2508.6000,854,58
SRIL3383380,934,9
ERAA1.7951.7701,176,65
WSKT2.0001.9850,936,8
ADRO1.3501.3450,697,12
ITMG23.85023.9251,927,13
MNCN7607501,028,15
INDY1.8901.8250,588,18
PTPP2.1002.0800,798,6
BBTN2.5102.4401,118,65




Sumber: RTI





Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/delapan-saham-turun-ini-10-saham-lq45-dengan-per-terkecil-29-maret-2019
Reporter: Hasbi Maulana 
Editor: Hasbi Maulana





kost berantakan, kotor, dan kurang nyaman? klik jasa bersih kost jogja untuk mendapatkan solusi terbaik


Rabu, 20 Maret 2019

Enam saham naik, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (19 Maret 2019)


 JAKARTA. Selasa (19/3) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup merah. Ketika bursa saham tutup warung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 29,17 poin (-0,45%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.480,28.





Seperti biasa, kenaikan IHSG diikuti oleh LQ45. Indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid ini naik 5,63 poin (-0,55%), menuju 1.019,34.





Indeks Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar turut merosot. Indeks terbitan Kompas ini turun 7,22 poin (-0,55%) lalu bertengger di ​1.317,29.





Indika Energy Tbk (INDY​), Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP​), berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 4,78 kali, 4,93 kali, dan 5,35 kali.





Posisi selanjutnya diisi oleh WSKT, ITMG, ​TKIM, ​​​ERAA, ADRO,​ BBTN, dan PTPP.





Meski tiga indeks utama di BEI merah, dari seluruh saham yang yang masuk dalam daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah ini, enam saham mampu mendongkrak harga lebih tinggi dari penutupan sebelumnya. Mereka adalah SRIL, Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), Adaro Energy Tbk (ADRO), Bank Tabungan Negara (BBTN), dan PT Pembangunan Perumahan Tbk. (PTPP).





Tiga saham yang lain turun harga, yaitu INDY, INKP, dan Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). 





Adapun satu-satunya saham yang harganya tidak mengalami perubahan harga dibandingkan harga penutupan sebelumnya adalah Waskita Karya Tbk (WSKT)​.





10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
KodeHarga (18/3)Harga (19/3)PBVPER
INDY2.0702.0500,64,78
SRIL3383400,934,93
INKP10.10010.05015,35
WSKT1.9201.9200,96,58
ITMG23.02522.8501,846,81
TKIM11.40011.90027,51
ERAA2.0002.0101,417,56
ADRO1.4301.4350,747,59
BBTN2.4002.4201,18,58
PTPP2.0802.1100,88,72




Sumber: RTI





Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/enam-saham-naik-ini-10-saham-lq45-dengan-per-terkecil-19-maret-2019






Reporter: Hasbi Maulana 
Editor: Hasbi Maulana





klik disini jika anda membutuhkan jasa bersih kost dan rumah jogja


Rabu, 06 Maret 2019

Delapan saham naik, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (4 Maret 2019)


 JAKARTA. Senin (4/3) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup memerah. Ketika bursa saham tutup warung, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 11,46 poin (0,18%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.488,42.





LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, turun dengan persentase lebih kecil. Berkurang 0,33 poin (0,03%), LQ45 berakhir di 1.017,84.





Indika Energy Tbk (INDY), Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), masih berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing dengan PER 4,97 kali, 4,99 kali, dan 5,99 kali.





Posisi selanjutnya diisi oleh WSKT, ITMG, ​TKIM, ADRO, ERAA, BBTN, dan PTBA.





Dari seluruh saham yang yang masuk dalam daftar ini, delapan saham harganya naik dari harga penutupan sebelumnya.





Mereka adalah INDY, INKP, Waskita Karya Tbk (WSKT), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), Adaro Energy Tbk (ADRO), Bank Tabungan Negara (BBTN), dan Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).





Dua saham yang lain, SRIL dan Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) harganya turun dari penutupan sebelumnya.





10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
KodeHarga (1/3)Harga (4/3)PBVPER
INDY2.0002.1300,624,97
SRIL3463440,944,99
INKP11.17511.2501,125,99
WSKT1.9001.9350,916,63
ITMG21.30022.7001,836,76
TKIM11.15011.2251,897,08
ADRO1.3101.4100,77,23
ERAA2.0902.0601,457,74
BBTN2.3502.3901,098,48
PTBA4.0404.0603,148,92




Sumber: RTI





Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.Price earning ration (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.






Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/delapan-saham-naik-ini-10-saham-lq45-dengan-per-terkecil-4-maret-2019





Reporter: Hasbi Maulana
Editor: Hasbi Maulana





ingin rumah anda nyaman dan bersih? segera hubungi jasa bersih rumah jogja