Tampilkan postingan dengan label IHSG naik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IHSG naik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2019

IHSG bangkit, timbang 10 saham dengan frekuensi transaksi tertinggi, Selasa (30/7)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,24% ke posisi 6.377, Senin (30/7). Sejak awal tahun, IHSG memberi gain 2,95%.





Sebanyak 17,48 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp 8,74 triliun, kemarin. Adapun frekuensi transaksi mencapai 489.747 kali.





Saham FREN paling sering diperdagangkan dari frekuensi transaksi. Mengutip data RTI, Selasa (30/7), frekuensi transaksi saham FREN sebanyak 28.099 kali.





Diikuti saham IPTV dengan frekuensi transaksi 17.407 kali.





Berikut daftar 10 saham dengan frekuensi transaksi tertinggi di perdagangan Selasa (30/7):





10 Saham dengan Frekuensi Transaksi Tertinggi, Selasa (30 Juni 2019)
KodeFrekuensi TransaksiPEREPSPBV
FREN28.099-20,11-92,92
IPTV17.407-238-12,77
MNCN16.6659,151531,82
POSA15.146-63-310,5
HMSP13.08525,4311612,04
BHIT10.57113,1760,16
ERAA8.77533,81591,3
UNVR8.73444,4396964,74
BKSL8.15438,540,8
PWON7.77112,89572,14




Sumber: RTI





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-bangkit-timbang-10-saham-dengan-frekuensi-transaksi-tertinggi-selasa-307





Reporter: Khomarul Hidayat 
Editor: Komarul Hidayat





butuh cleaning service panggilan jogja ? segera hubungi kami






Selasa, 30 Juli 2019

IHSG naik 0,68% hingga penutupan perdagangan siang ini


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Selasa (30/7) dengan penguatan tebal. IHSG naik 43,10 poin atau 0,68% ke 6.342,13.





Sembilan sektor menyokong IHSG hingga akhir sesi I ini. Hanya sektor perkebunan yang masih terkoreksi hingga 0,58%.





Sektor infrastruktur mencetak kenaikan terbesar, yakni 1,66%. Sektor tambang mengekor di belakangnya dengan kenaikan 1,58%. Sektor industri dasar menguat 1,19%.





Sektor konstruksi dan properti naik 1%. Sektor manufaktur menguat 0,71% dan sektor barang konsumen menguat 0,64%.





Total volume transaksi bursa hingga siang ini mencapai 10,42 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,80 triliun. Kenaikan harga terjadi pada 232 saham. Sedangkan 152 saham masih turun harga dan 132 saham flat.





Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:





  • PT Elnusa Tbk (ELSA) 4,79%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 4,12%
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 4%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) -0,95%
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) -0,93%
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) -0,88%




Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 44,54 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 54,9 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 30 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 24,6 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 41,5 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 30,7 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 20,1 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-naik-068-hingga-penutupan-perdagangan-siang-ini





Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





jika anda tidak ingin repot membersihkan hunian anda, segera hubungi kami cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


IHSG menguat, simak rekomendasi saham ANTM, WSBP, ADHI, dan ACES


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan sesi I Selasa (30/7). Pukul 9.53 WIB, IHSG menguat 37 poin atau 0,59% ke 6.336.





Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak menguat dalam jangka pendek pada rentang 6.350-6.375. Herditya juga merekomendasikan sejumlah saham yakni ANTM, WSBP, ADHI, dan ACES.





“Secara teknikal posisi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih berpotensi terkoreksi ke arah Rp 810-Rp 850 dan selanjutnya sudah terkonfirmasi akan berpeluang menguat kembali,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Selasa (30/7).





Adapun secara fundamental produk emas sedang up trend saat ini dan hal ini menjadi peluang bagi ANTM untuk memoles bisnis emasnya. ANTM juga berupaya mendongkrak penjualannya melalui reseller dan menargetkan penjualannya di tahun ini mencapai 32 ton, tumbuh 23% secara tahunan dari realisasi tahun lalu.





Adapun pada kuartal I 2019 emas menjadi produk yang mendominasi pendapatan ANTM yakni sebesar 63% dari total penjualan atau setara Rp 3,94 triliun. Herditya rekomendasi ANTM buy on weakness di target harga Rp 1.010, Rp 1.065.





Saham lain yang direkomendasi Herditya pada perdagangan hari ini adalah PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), anggota indeks Kompas100 yang telah mencatatkan realisasi kontrak sebesar 30% dari target tahun ini. Adapun masifnya pembangunan jalan tol memberikan katalis positif bagi emiten ini.





WSBP menjadi supplier beberapa proyek pembangunan jalan tol sepanjang 2019. WSBP juga berencana mendiversifikasi bisnis seperti membangun rumah precast, tiang listrik beton, dan bantalan kereta api. “Saham WSBP direkomendasikan buy on weakness di target harga berjangka yakni Rp 400, Rp 420, dan Rp 432,” jelasnya.





Kemudian saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menurut Herditya secara teknnikal sudah berada pada posisi dengan koreksi relatif terbatas. Selanjutnya sahamnya akan menguat kembali.





Walupun baru mencatatkan perolehan kontrak 18% atau Rp 5,4 triliun pada semester I 2019, bukan berarti prospeknya jelek. Penurunan suku bunga acuan akan menjadi angin segar bagi emiten properti. Herditya merekomendasikan buy on weakness saham ADHI di target harga berjangka yakni mulai dari Rp 1.575, Rp 1.660, dan Rp 1.810.





Terakhir, Herditya merekomendasikan investor menjual saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) sebab secara teknikal sahamnya berpotensi melanjutkan koreksinya di level Rp 1.610-Rp 1.680. Herditya rekomendasikan saham ACES untuk sell on strength di harga Rp 1.800- Rp 1.840 untuk memanfaatkan momentumnya.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menguat-simak-rekomendasi-saham-antm-wsbp-adhi-dan-aces
Reporter: Arfyana Citra Rahayu 
Editor: Wahyu Rahmawati





cleaning service panggilan jogja terbaik dengan layanan memuaskan dan harga terjangkau, hubungi kami segera






Kamis, 25 Juli 2019

IHSG menutup perdagangan sesi I di level 6.400


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak stabil sejak pagi di zona hijau. Kamis (25/7) hingga penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 15,59 poin atau 0,24% ke 6.400,58.





Sembilan sektor menyokong pergerakan IHSG di area positif. Sektor infrastruktur melonjak 1,22% dan memimpin penguatan. Sektor aneka industri menguat 0,70%. Sektor konstruksi dan properti melaju 0,47%. Sektor barang konsumen pun menguat 0,44%.





Hanya sektor industri dasar yang turun tajam hingga siang hari. Sektor ini turun 0,89%.





Total volume transaksi bursa mencapai 11,40 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,34 triliun. Kenaikan harga terjadi pada 190 saham. Sedangkan penurunan harga tampak pada 181 saham. Sebanyak 140 saham bergerak flat.





Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:





  • PT XL Aiata Tbk (EXCL) 5,45%
  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 3,94%
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 2,36%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -3,13%
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) -2,39%
  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) -2,13%




Investor asing mencetak pembelian bersih Rp 15,59 miliar di seluruh pasar. Tapi secara total di keseluruhan pasar, investor asing mencatat net sell Rp 160,65 miliar.





Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) Rp 187,8 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 19,5 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 11,6 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Rp 68,1 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 30,7 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 29,1 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menutup-perdagangan-sesi-i-di-level-6400
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





apakah anda ingin membersihkan hunian anda namun tidak sempat? klik jasa bersih bersih jogja untuk mendapatkan layanan terbaik






IHSG menguat ke atas 6.400 setelah turun tiga hari


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini di zona hijau setelah turun dalam tiga hari perdagangan berturut-turut. Kamis (25/7) pukul 9,07 WIB, IHSG menguat 16 poin atau 0,26% ke 6.401.





Delapan sektor menguat pada pagi ini. Sektor aneka industri masih menyokong IHSG dengan kenaikan 0,55%. Sektor keuangan menguat 0,25%. Sektor barang konsumen pun naik 0,14%, diikuti sektor manufaktur dan sektor tambang yang menguat masing-masing 0,13% dan 0,12%.





Masih ada dua sektor yang terjebak di zona merah. Sektor infrastruktur masih sulit beranjak dari area negatif dengan penurunan 0,31%. Sektor industri dasar pun melemah 0,14%.





Top gainers LQ45 pagi ini adalah:





  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 2,21%
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 1,89%
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) 1,49%




Sedangkan top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) -1,35%
  • PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) -1,32%
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -1,14%




Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 34,25 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Rp 53,05 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 4,69 miliar, dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp 1,39 miliar.





Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 14,24 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 3,12 miliar, dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 1,13 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-menguat-ke-atas-6400-setelah-turun-tiga-hari
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





ingin hunian anda rapi dan bersih, kami dapat membantu anda, klik jasa bersih bersih jogja untuk mendapatkan pelayanan terbaik






Selasa, 02 April 2019

Kenaikan IHSG mengecil pada akhir perdagangan sesi I


JAKARTA. Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (2/4). Sempat menyentuh 6.490,07 tadi pagi, IHSG ditutup pada 6.459,17 pada siang ini.





IHSG menguat 6,56 poin atau 0,10% hingga akhir perdagangan sesi I. Tujuh sektor masih menguat bersama dengan IHSG. Sektor perkebunan menguat 1,21%. Sektor aneka industri naik 0,80%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,50%.





Tiga sektor berada di zona merah. Indeks sektor tambang turun 0,39%. Sektor industri dasar tergerus 0,30%. Sektor infrastruktur turun 0,11%.





Total volume transaksi bursa hingga siang ini mencapai 8 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,43 triliun. Sebanyak 185 saham menguat. Ada 167 saham yang turun harga dan 146 saham flat.





Top gainers LQ45 siang ini adalah:





  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 1,83%
  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) 1,37%
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 1%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) -3,40%
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) -2,17%
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) -2,17%




Investor asing mencetak penjualan bersih Rp 10,39 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PGAS Rp 40,4 miliar, ICBP Rp 29,7 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 19 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 26,2 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 21,8 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 11,8 miliar.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/kenaikan-ihsg-mengecil-pada-akhir-perdagangan-sesi-i
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





kantor anda membutuhkan jasa layanan pembersihan yang hemat? klik jasa cleaning service jogja untuk solusi terbaik