Tampilkan postingan dengan label trend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trend. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Mei 2019

Akan rights issue dan kabar masuknya investor asing, berikut rekomendasi saham BMTR


 JAKARTA. Aksi korporasi dan rencana PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dalam mendapatkan suntikan modal dari investor asing membuat harga saham emiten ini menguat di tahun ini.





Mengutip RTI, Kamis (23/5), harga saham BMTR berada di level Rp 372 per saham atau naik 6,29% dalam satu hari. Sementara, secara year to date (ytd) harga saham BMRI melambung 53,72%.





Selain itu, rumor suntikan modal asing ke Grup MNC juga andil mengangkat harga saham BMTR. Dalam berita Kontan.co.id 14 Februari 2019, Direktur BMTR, David Fernando Audy mengatakan rencana perusahaan asal Prancis yang dimiliki miliuner Vincent Bollore, yaitu Vivendi SA masuk ke anak usaha BMTR akan terealisasi dalam waktu dekat karena proses saat ini dalam tahap finalisasi.





Vivendi SA dikabarkan akan menyuntikkan investasi di anak usaha Global Mediacom, yaitu PT MNC Vision Networks. Vivendi akan menyuntik dana melalui anak usahanya yang bergerak di penyiaran televisi Canal+.





Nilai investasi yang akan Vivendi suntikkan berkisar US$ 400 juta-US$ 500 juta. Nilai investasi tersebut bernilai sebesar hampir 50% atas saham PT MNC Vision Network.





Tak hanya Vivendi, Argyle Street, perusahaan investasi yang berbasis di Hong Kong, kabarnya juga telah menyatakan niat untuk membeli 49% saham MNC Vision Networks. Perusahaan ini akan membeli 25% saham Global Mediacom senilai US$ 550 juta.





Dana tersebut nantinya untuk mengakuisisi saham baru dalam penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) MNC Vision Networks yang akan dilakukan tahun depan.





"Rencana adanya investor asing yang masuk ke salah satu anak usaha menjadi salah satu pertimbangan pelaku pasar saat ini," kata Achmad, Kamis (23/5).





Senada, analis Mirae Asset Sekuritas Christine Natasya mengatakan, prospek kinerja BMTR ke depan akan positif. "Ada investor asing yang masuk menyuntikkan dana berarti ada kepercayaan kinerja BMTR harusnya jadi lebih bagus ke depan," kata Chirstine.





Selain sentimen adanya suntikkan dana asing, secara kinerja BMTR juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 12,9% secara tahunan di kuartal I 2019 menjadi Rp 2,90 triliun dari Rp 2,57 triliun. Sedangkan, laba yang diatribusikan pada pemilik entitas induk naik signifikan 225% secara tahunan dari Rp 82,15 miliar di kuartal I tahun lalu menjadi Rp 345,39 miliar di kuartal I 2019.





Analis Erdikha Elit Sekuritas Edho Ardiansyah mengatakan, dengan pertumbuhan laba yang signifikan tersebut tak heran bila sejumlah calon investor berniat berkolaborasi dengan BMTR.





"Jika replacement dari luar datang kita bisa liat apakah akan digunakan untuk restrukturisasi utang atau ekspansi bisnis," kata Edho. Jika digunakan untuk restrukturisasi utang, maka rasio utang akan semakin baik dan kondisi keuangan akan semakin sehat.





Sementara, jika digunakan untuk ekspansi bisnis maka bisnis akan berkembang dan mengasilkan laba dari bisnis yang baru sehingga tak heran bila optimisme pelaku pasar pada BMTR saat ini meningkat.





Achmad mengamati, penyumbang terbesar pendapatan BMTR adalah 60% berasal dari pendapatan iklan yang dalam periode kuartal I 2019 naik 6,8%. Sedangkan, pendapatan iklan didorong besar oleh kenaikan iklan digital sebesar 329%. Ke depan, Achmad memproyeksikan pendapatan iklan masih menjadi kontributor utama baik dari iklan digital atau nondigital.





Christine menambahkan, masa depan BMTR ke depan tergantung dari kinerja anak usahanya, yaitu PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN). "Peran MNCN cukup besar dalam menyumbang pendapatan pada induk usahanya," kata Christine.





Di tahun ini, Christine memproyeksikan, kinerja MNCN akan positif karena didukung utang dalam dollar AS yang semakin berkurang. Selain itu, kinerja MNCN juga tersokong dari sumber pendapatan yang lain seperti konten digital yang semakin berkembang.





Secara valuasi dengan harga saham BMTR yang berada sekitar Rp 370 per saham, Achmad menilai, valuasi BMTR sangat menarik dengan PER sekitar 5,36 kali. "Menarik untuk trading dengan target terdekat di Rp 394 per saham hingga Rp 400 per saham," kata Achmad. Hingga akhir tahun, Achmad memproyeksikan target harga BMTR berada di Rp 420 per saham.





Senada, Christine merekomendasikan buy saham BMTR di target harga Rp 430 di akhir tahun. Edho juga merekomendasikan buy dan memproyeksikan target harga BMTR di akhir tahun berada dalam rentang Rp 580 per saham hingga Rp 630 per saham.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/akan-rights-issue-dan-kabar-masuknya-investor-asing-berikut-rekomendasi-saham-bmtr





Reporter: Danielisa Putriadita 
Editor: Komarul Hidayat





Ingin kost anda bersih maksimal tanpa mengeluarkan tenaga? segera hubungi cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik


Investor kembali yakin, IHSG menguat


JAKARTA. Setelah kemarin tak berdaya melawan sentimen eksternal dan internal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari kembali menguat. Kamis (23/5), IHSG ditutup menguat 1,57% di level 6.032,70.





Kepala Riset Bahana Sekuritas, Lucky Ariesandi mengatakan pencapaian IHSG menunjukkan kembalinya kepercayaan investor terhadap bursa saham. Ia menegaskan investor domestik hanya memanfaatkan saat valuasi indeks terlihat sudah turun jauh dari level normalnya, makanya saat ini mereka masuk lagi.





Tak dipungkiri, kata Lucky, kisruh politik yang terjadi kemarin lebih membuat khawatir investor asing, sehingga aliran dana asing yang masuk berkurang. Akan tetapi, besok adalah batas waktu pengajuan gugatan terkait hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).” Jika tidak terjadi apa-apa maka IHSG bisa menguat besok,” kata Lucky, Rabu (23/5).





Tak diam begitu saja, pemerintah juga ikut meredam suasana politik yang memanas. Sekalipun besok ada potensi kembali terjadi aksi, ia mengatakan kalau Presiden Jokowi akan meredam dengan mengambil sikap tegas. Sementara untuk jangka panjang, inflow asing dapat kembali pulih setela lebaran. Ia menegaskan secara siklus pada Mei-Juni, IHSG melemah terlihat dari aliran dana asing.





Nah, sampai dengan akhir tahun ia optimistis IHSG bisa melambung di level 6.800. Sejalan dengan kebijakan Jokowi, sektor perbankan, konstruksi, dan semen akan menjadi sektor yang berkinerja dengan baik.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/investor-kembali-yakin-ihsg-menguat





Reporter: Yusuf Imam Santoso 
Editor: Wahyu Rahmawati





apakah anda ingin rumah atau kos anda bersih, namun tidak memiliki waktu untuk membersihkannya? hubungi kami segera cleaning service panggilan jogja


Penurunan tensi gejolak politik mendorong penguatan IHSG


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (23/5),menguat 1,57% atau sebanyak 93,06 poin ke level 6.032,70. IHSG berhasil kembali menguat pascakegaduhan politik dalam negeri yang terjadi usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi Pemilu.





Kondisi tersebut diamini oleh Analis Indopremier Sekuritas, Mino. Menurutnya, hari ini IHSG ditutup positif karena meredanya kekhawatiran investor terkait aksi demonstrasi yang terjadi pada telah terjadi pada 22 Mei 2019. “Untuk sentimen global masih kurang berpengaruh lebih memperhatikan sentimen domestik,” ujar Mino kepada Kontan.co.id, Kamis (23/5).





Menurut Mino, membaiknya kegaduhan yang terjadi belakangan ini memperbaiki kepercayaan investor yang menyebabkan iklim pasar modal kembali positif. Mino memprediksi, IHSG besok akan kembali menguat dengan level support 5.960 dan resistance 6.100.





Senada, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji mengatakan, peran pemerintah dalam menjaga tingkat stabilitas politik dan keamanan mendapatkan apresiasi oleh pelaku pasar. Sehingga menciptakan stabilitas fundamental makro ekonomi.





“Pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Jerome Powell terkait risalah dari pertemuan FOMC yang akan melaksanakan kebijakan moneter yang sabar direspons baik oleh pasar,” ujar Nafan.





Menurut Nafan, IHSG besok akan menunjukkan kepercayaan diri investor dengan diprediksi akan kembali menguat di level 5.904 hingga 6.108.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/penurunan-tensi-gejolak-politik-mendorong-penguatan-ihsg





Reporter: Yoliawan H 
Editor: Wahyu Rahmawati





rumah kotor, berantakan, dan kurang nyaman? mungkin anda harus membersihkannya, klik cleaning service  jogja untuk mendapatkan pelayanan terbaik







Kerusuhan mereda, IHSG menguat 1,57%


 JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebesar 1,57% ke level 6.032,70 pada perdagangan Kamis (23/5). Kenaikan ini adalah yang tertinggi di tengah tren pelemahan IHSG yang terjadi sepanjang Mei 2019.





Analis Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan, penguatan kembali IHSG ini didorong oleh kerusuhan tanggal 22 Mei 2019 yang lebih tenang daripada hari sebelumnya. Hal tersebut dinilai menjadi pengaruh positif bagi pelaku pasar.





Analis Panin Sekuritas William Hartanto pun melihat, penguatan IHSG ini didorong oleh meredanya aksi demonstrasi yang berlangsung dua hari ke belakang ini.
Selain itu, menurut dia, hilangnya unsur ketidakpastian atas hasil pemilihan umum 2019 juga menjadi sentimen positif pergerakan IHSG.





Dalam ajang pemilihan presiden dan wakil presiden Indonesia 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi mengumumkan kemenangan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin dengan perolehan 55,50% dari total suara sah nasional. Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 44,50% suara.





Menurut William, sentimen positif ini masih akan berlanjut. Oleh karena itu, untuk perdagangan Jumat (24/5), ia memprediksi IHSG bakal tetap menguat dengan level support di 6.000 dan resistance di level 6.065. Mino juga memprediksi IHSG akan menguat dengan level support di 5.960 dan resistance di level 6.100.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/kerusuhan-mereda-ihsg-menguat-157





Reporter: Nur Qolbi 
Editor: Wahyu Rahmawati





apakah anda ingin membersihkan rumah atau kost anda namun tidak memiliki waktu luang? serahkan kepada kami, klik jasa bersih rumah dan kost jogja untuk solusi terbaik


IHSG melonjak 1,57% kembali ke atas 6.000


 JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali naik setelah koreksi sehari. Kamis (23/5), IHSG menguat 93,06 poin atau 1,57% ke 6.032,70 meski investor asing mencatat penjualan bersih.





Seluruh indeks sektoral naik. Sektor infrastruktur naik 2,81%. Sektor keuangan menguat 2,08%. Sektor industri dasar menguat 1,80% dan sektor aneka industri naik 1,46%. Sektor manufaktur dan pertambangan menguat masing-masing 1,23% dan 1%.





Total volume transaksi bursa hari ini mencapai 13,51 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,40 triliun. Kenaikan harga terjadi pada 294 saham. Tapi masih ada 135 saham yang harganya turun dan 116 saham flat.





Top gainers LQ45 hari ini adalah:





  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) 8,42%
  • PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) 7,28%
  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) 6,17%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -1,72%
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -1,09%
  • PT Gudang Garam Tbk (GGRM) -0,38%




Investor asing mencetak penjualan bersih Rp 546,25 miliar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 333,1 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 55,6 miliar, dan PT PP Tbk (PTPP) Rp 54,7 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk  (BBCA) Rp 99,5 miliar, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 67,2 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 37,8 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-melonjak-157-kembali-ke-atas-6000





Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





kost anda kotor dan tidak sempat membersihkannya? serahkan kepada kami jasa bersih kos jogja