Tampilkan postingan dengan label IHSG turun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IHSG turun. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Agustus 2019

Delapan saham turun bareng IHSG, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (21/8)


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun tipis Rabu (21/8). Saat bursa saham tutup lapak, IHSG turun 42.77  poin (-0.68%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6,252.97.





LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, turun 11,15 poin (-1,13%) ke 971,55.





Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar, juga memerah. Indeks terbitan Kompas ini turun 11,64 poin (-0,91%), lalu hinggap di 1.261,99.





Matahari Department Store (LPPF), Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan Adaro Energy Tbk (ADRO) berada di posisi tiga pertama daftar saham LQ45 dengan PER positif terkecil secara berurutan; masing-masing 3,8 kali, 3,89 kali, dan 4,86 kali.





Posisi selanjutnya diisi oleh PTBA, UNTR, ITMG, MNCN, BBTN, BBNI dan INKP.





Sejalan dengan IHSG yang merah, delapan dari 10 saham LQ45 dengan PER terendah turun harga dibanding penutupan sebelumnya.





Saham-saham itu adalah LPPF, ADRO, United Tractor Tbk, (UNTR), Bukit Asam Tbk (PTBA), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),  Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Indah Kiat Pul & Paper Tbk (INKP).





Sebaliknya, satu-satunya saham yang naik harga adalah Media Nusantara Citra Tbk (MNCN),





Adapun saham yang tidka berubah harga adalah SRIL.









Berikut ini daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah, tercatat 21 Agustus 2019.





10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
KodeHarga (20/9)Harga (21/8)PBVPER
LPPF3.1603.1505,183,8
SRIL3383380,853,89
ADRO1.0501.0300,524,86
PTBA2.4602.4201,596,13
UNTR20.55020.0251,286,6
ITMG12.92512.4001,126,99
MNCN1.2601.2951,627,99
BBTN2.2302.1700,938,79
BBNI7.7507.5751,219,25
INKP7.1507.0750,79,32




Sumber: RTI





Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama. Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/delapan-saham-turun-bareng-ihsg-ini-10-saham-lq45-dengan-per-terkecil-218





apakah anda ingin rumah atau kos anda bersih, namun tidak memiliki waktu untuk membersihkannya? hubungi kami segera cleaning service panggilan jogja


Rabu, 24 Juli 2019

IHSG turun ke 6.388 pada akhir perdagangan sesi I


 JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi I hari ini di zona merah. Rabu (24/7) pukul 12.00 WIB, IHSG turun 15,21 poin atau 0,24% ke 6.388,59.





Enam sektor menerjunkan IHSG ke area negatif. Sektor infrastruktur merosot 1,32%. Sektor keuangan melemah 0,42%. Sektor barang konsumen turun 0,24%. Sedangkan sektor industri dasar turun 0,14%. Sektor tambang dan manufaktur masing-masing turun 0,04% dan 0,03%





Sektor aneka industri justru masih menguat 0,95%. Sektor konstruksi naik 0,43%. Sektor perkebunan pun menguat 0,40%. Sementara sektor perdagangan dan jasa menanjak 0,36%.





Total volume transaksi bursa hingga siang ini mencapai 15,87 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 5,02 triliun. Jumlah saham yang naik dan turun berimbang. Sebanyak 177 saham turun harga dan 178 saham naik. Sementara 158 saham memilih untuk bergerak mendatar.





Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:





  • PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 4,60%
  • PT Elnusa Tbk (ELSA) 2,19%
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 1,68%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -3,23%
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) -2,40%
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) -1,74%




Investor asing mencatat penjualan bersih Rp 109,95 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah BBNI Rp 68,7 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 52,8 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 28,4 miliar.





Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 39,4 miliar, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Rp 20,3 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 10,1 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-turun-ke-6388-pada-akhir-perdagangan-sesi-i
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





cleaning service panggilan jogja terbaik dengan layanan memuaskan dan harga terjangkau, hubungi kami segera






IHSG gagal menguat di awal perdagangan Rabu (24/7)


JAKARTA. Upaya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat setelah turun dalam dua hari perdagangan sejak awal pekan gagal. Rabu (24/7) pukul 9.05 WIB, IHSG menguat tipis 0,05% ke 6.406 sebelum turun 0,01% ke 6.403 pada pukul 9.13 WIB..





Meski IHSG naik tipis, sembilan sektor mengawali perdagangan di zona hijau. Hanya sektor infrastruktur yang turun 0,70%.





Indeks sektor aneka industri melaju 0,69% Sektor perkebunan naik 0,36%. Sektor industri dasar pun menanjak 0,37%. Sedangkan sektor perdagangan dan tambang menguat masing-masing 0,23%.





Top gainers LQ45 pagi ini adalah:





  • PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 5,17%
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 1,74%
  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 1,69%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) -1,74%
  • PT Gudang Garam Tbk (GGRM) -1,63%
  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -1,37%




Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 6,29 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 6,2 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 3,2 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 1,8 miliar.





Sedangkan penjualan bersih terbesar asing terjadi pada saham-saham BBNI Rp 30,9 miliar, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 3 miliar, dan LPPF Rp 3 miliar.





Sumber : https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-gagal-menguat-di-awal-perdagangan-rabu-247
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





jika anda tidak ingin repot membersihkan hunian anda, segera hubungi kami cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik






Senin, 01 April 2019

IHSG turun 0,11% hingga akhir perdagangan sesi I


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I di area negatif. Senin (1/4) pukul 12.00 WIB, IHSG melemah 7,2 poin atau 0,11% ke level 6.461,55.





Enam sektor turun bersama dengan IHSG. Sektor infrastruktur mencatat penurunan terbesar, yakni 1,55%. Sektor aneka industri turun 0,49%. Sektor keuangan melemah 0,24%. Sektor perkebunan dan industri dasar tergerus masing-masing 0,14% dan 0,13%. Sektor manufaktur hanya turun 0,04 poin.





Empat sektor yang masih tercatat menguat hingga siang ini adalah sektor konstruksi 2%, sektor tambang 0,46%, sektor barang konsumen 0,18% dan sektor perdagangan 0,03%.





Total volume transaksi bursa mencapai Rp 7,97 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,53 triliun.





Sebanyak 206 saham turun harga. Masih ada 162 saham yang harganya menguat. Tapi 130 saham hanya mampu bergerak mendatar.





Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:





  • PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) 8,70%
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 4,27%
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 3,95%




Top losers LQ45 terdiri dari:





  • PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -3,49%
  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia tbk (TKIM) -2,95%
  • PT XL Axiata Tbk (EXCL) -2,22%




Investor asing mencatat pembelian bersih Rp 91,29 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 79 miliar, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) Rp 35,6 miliar, dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 23,1 miliar.





Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 24,7 miliar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 13,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 12,7 miliar.





Sumber :
https://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-turun-011-hingga-akhir-perdagangan-sesi-i
Reporter: Wahyu Tri Rahmawati 
Editor: Wahyu Rahmawati





jika anda tidak ingin repot membersihkan hunian anda, segera hubungi kami cleaning service panggilan jogja untuk solusi terbaik